Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Pengembangan pariwisata Kabupaten Berau masih menghadapi satu persoalan mendasar terkait akses menuju destinasi.
Sejumlah kawasan wisata memiliki potensi besar, tapi peningkatan konektivitas dinilai perlu dipercepat agar potensi tersebut bisa memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Kondisi itu menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Berau dalam memperjuangkan dukungan pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan beserta jajaran membawa sejumlah usulan pembangunan saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.
Salah satu yang ditekankan adalah kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan dan sarana pendukung yang dapat membuka konektivitas menuju kawasan-kawasan potensial di Berau.
Sri Juniarsih menilai pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas masyarakat. Bagi daerah yang mengandalkan sektor pariwisata, akses menjadi bagian penting dari rantai ekonomi yang menghubungkan destinasi dengan pelaku usaha dan masyarakat setempat.
“Potensi wisata kita besar, tetapi akses menuju sejumlah lokasi masih perlu dibenahi,” kata Sri Juniarsih.
Menurutnya, kondisi fiskal daerah membuat seluruh kebutuhan infrastruktur belum dapat ditangani secara bersamaan. Dukungan pemerintah pusat pun dinilai penting untuk mempercepat pekerjaan yang memiliki dampak luas terhadap konektivitas wilayah.
Berau sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi daya tarik daerah, termasuk kawasan pesisir dan kepulauan. Tapi pengembangan destinasi tidak cukup hanya dengan promosi maupun pembangunan fasilitas wisata.
Ketersediaan jalan yang layak dan akses transportasi yang memadai menjadi bagian penting agar arus wisatawan sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih lancar.
Untuk itu, Pemkab Berau terus membuka komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mencari dukungan terhadap kebutuhan pembangunan yang belum mampu dituntaskan melalui kemampuan anggaran daerah.
Sri Juniarsih berharap sinergi tersebut dapat menghasilkan dukungan konkret bagi pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur bisa semakin cepat dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Berau memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan, terutama untuk memperjuangkan pembangunan yang dinilai memiliki dampak strategis terhadap konektivitas, pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Adv)



