Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membidik Bendungan Sesulu di Desa Sesulu, Kecamatan Waru sebagai sumber air baku.
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid mengatakan Bendungan Sesulu memiliki daya tampung yang yang cukup besar, bahkan mampu mengcover Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas 150 liter per detik.
“Perumda AMDT dan pemerintah daerah berencana memanfaatkan Bendungan Sesulu untuk perluasan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat,” kata Abdul Rasyid, Selasa (22/9/2026).
Abdul Rasyid menyatakan pemanfaatan Bendungan Sesulu sebagai sumber air baku memerlukan izin dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV karena bendungan ini berada dalam naungan BWS.
“Pemanfaatan air Bendungan Sesulu sudah kami koordinasikan dengan BWS dan telah memberikan lampu hijau ke pemerintah daerah,” terangnya.
Abdul Rasyid menyatakan Perumda AMDT telah mengusulkan pembangunan WTP berkapasitas 50 liter per detik ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU.
WTP berkapasitas 50 liter per detik ini rencananya dibangun di dekat Bendungan Sesulu. “Sudah kami usulkan ke pemerintah daerah untuk pembangunan WTP berkapasitas 50 liter per detik di 2027,” ujarnya.
Perumda AMDT mengusulkan pembangunan dua unit WTP ke pemerintah daerah dengan total kapasitas 50 liter per detik.
“Ada dua unit yang diusulkan masing-masing berkapasitas 25 liter per detik. Mudah-mudahan usulan ini direalisasikan di tahun depan karena ini dapat mempercepat perluasan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat. Total kapasitas 50 liter per detik ini mampu mengcover sekitar 5.000 sambungan rumah tangga,” pungkasnya.


