Empat Sumber Listrik Terganggu, Pasokan Listrik di Kutim Belum Normal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kotak Box MCB 2-4 Group dengan Lampu Indikator atau rumah pelindung pemutus arus listrik (MCB) pemasangan luar (outbow) atau dalam tembok (inbow) yang dilengkapi lampu penanda daya. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Kotak Box MCB 2-4 Group dengan Lampu Indikator atau rumah pelindung pemutus arus listrik (MCB) pemasangan luar (outbow) atau dalam tembok (inbow) yang dilengkapi lampu penanda daya. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Empat Sumber Listrik Terganggu, Pasokan Listrik di Kutim Belum Normal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kotak Box MCB 2-4 Group dengan Lampu Indikator atau rumah pelindung pemutus arus listrik (MCB) pemasangan luar (outbow) atau dalam tembok (inbow) yang dilengkapi lampu penanda daya. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Kotak Box MCB 2-4 Group dengan Lampu Indikator atau rumah pelindung pemutus arus listrik (MCB) pemasangan luar (outbow) atau dalam tembok (inbow) yang dilengkapi lampu penanda daya. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Empat Sumber Listrik Terganggu, Pasokan Listrik di Kutim Belum Normal

Kotak Box MCB 2-4 Group dengan Lampu Indikator atau rumah pelindung pemutus arus listrik (MCB) pemasangan luar (outbow) atau dalam tembok (inbow) yang dilengkapi lampu penanda daya. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Gangguan pasokan listrik masih terjadi di Kabupaten Kutim. Kondisi ini disebut berkaitan dengan gangguan pada sejumlah sumber listrik yang terhubung dalam sistem interkoneksi.

Interkoneksi adalah jaringan yang menghubungkan beberapa pembangkit listrik dan gardu induk melalui saluran transmisi agar dapat saling berbagi dan menyalurkan pasokan energi secara bersama-sama.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengaku terdapat empat sumber listrik yang mengalami gangguan secara bersamaan. Sumber tersebut antara lain berada di Sangatta, termasuk Tanjung Bara, wilayah Kutai Kartanegara, Tenggarong dan Banjarmasin.

“Listrik persoalannya karena interkoneksi. Ada beberapa sumber, kalau tidak salah, baik dari Sangatta. Sangatta ini ada sumbernya di Tanjung Bara, kemudian yang di Kukar, Tenggarong, kemudian ada di Banjarmasin,” ujar Ardiansyah.

Menurut dia, perbaikan terhadap sejumlah sumber listrik tersebut masih berlangsung. Untuk wilayah Sangatta, kondisi pasokan listrik disebut mulai membaik.

“Alhamdulillah, khusus di Sangatta ini sudah mulai terbenahi dengan baik. Tadi pagi laporan dari Bontang, Samarinda Plus, dan Kutim sudah masuk. Mudah-mudahan dalam satu-dua pekan ini sudah bisa berjalan kembali normal,” ucapnya.

Ardiansyah menuturkan, proses perbaikan tetap dilakukan untuk memulihkan sistem kelistrikan yang mengalami gangguan.

“Namanya masalah jangan dibiarkan. Pada saat perbaikan, masa perbaikan juga jalan. Jadi harus diselesaikan dulu,” katanya.