Pemkab PPU Perlebar Jalan Menuju Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab PPU Perlebar Jalan Menuju Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab PPU Perlebar Jalan Menuju Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi 

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) sedang melakukan pelebaran akses jalan menuju lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sepanjang 1,3 Kilometer (Km) di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu. 

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Durajat mengatakan pelebaran akses jalan menuju lokasi pembangunan SNT dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU. 

Pelebaran jalan dilakukan pemerintah daerah untuk memudahkan mobilitas material pembangunan SNT nantinya. 
“Akses jalan menuju lokasi pembangunan SNT sedang dilakukan pelebaran, ini dikerjakan Dinas PUPR mulai pekan lalu” kata Durajat, Rabu (23/9/2026). 

Selain menyiapkan akses jalan proporsional, kata Durajat, pemerintah daerah juga telah menampung seluruh kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan pemerintah pusat, terutama legalitas kepemilikan lahan seluas 23 Hektare (Ha) untuk pembangunan SNT. 

“Lahan untuk pembangunan SNT seluas 23 hektare sudah disiapkan pemerintah daerah. Sebelum dihibahkan ke pemerintah pusat, lahan ini terlebih dahulu harus memiliki sertifikat yang diterbitkan BPN,’ terangnya. 

Ia menekankan, pemerintah daerah telah menyelesaikan seluruh kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan, saat ini tinggal menunggu realisasi pembangunan fisik SNT dari pemerintah pusat. 

Sebab, anggaran pembangunan SNT sebesar Rp250 miliar sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat. Sedangkan pemerintah daerah hanya diwajibkan menyediakan lahan. 

“Pembangunan SNT ini dikerjakan langsung oleh pemerintah pusat. Mudah-mudahan pembangunan fisiknya direalisasikan di tahun ini,” pungkasnya.