Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggandeng Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dalam mengembangkan bibit rumput laut jenis gracilaria di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu.
“Keterlibatan akademisi diperlukan untuk membantu pengembangan bibit rumput laut yang unggul serta membantu mengamati perkembangan bibit dan menentukan metode budidaya sesuai dengan kondisi tambak yang digunakan budidaya rumput laut gracilaria,” kata Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, Rabu (23/9/2026).
Pengembangan bibit rumput laut jenis gracilaria, kata Andi Traso, salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil panen yang berkualitas. Selain itu, juga untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh bibit unggul.
Karena beberapa tahun terakhir ini, budidaya rumput laut jenis gracilaria di tambak berkembang cukup pesat. Pengembangan budidaya rumput laut jenis gracilaria ini tidak hanya dilakukan masyarakat Kecamatan Babulu, tetapi juga masyarakat Kecamatan Penajam, khususnya wilayah Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Sesumpu turut membudidayakan rumput laut gracilaria.
“Produksi rumput laut gracilaria di PPU mencapai 9.000 ton per tahun. Dengan adanya pengembangan bibit unggul ini, diharapkan produksinya meningkat,” ujarnya.
Selain mengedukasi metode budidaya, Dinas Perikanan PPU juga mengedukasi pembudidaya dalam penanganan pasca panen. Karena, masih banyak melakukan penjemuran rumput laut tanpa menggunakan alas sehingga mempengaruhi kualitas rumput laut.
“Kami mendorong pembudidaya rumput laut agar membuat para-para sebagai tempat penjemuran,” pungkasnya.


