Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menerima tiga purna praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII yang akan ditempatkan di lingkungan Pemkab Nunukan mulai 1 Oktober 2026 mendatang.
Ketiga aparatur muda tersebut sebelumnya telah menjalani masa magang di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), sebelum akhirnya secara administratif diserahkan kepada Pemkab Nunukan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Kaharuddin mengatakan proses penerimaan secara administratif ditandai dengan penandatanganan dokumen persyaratan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Penandatanganan dokumen tersebut dilakukan Kaharuddin bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara, Andi Amri Ampa di ruang kerja Kepala BKD Kaltara.
Ia menjelaskan, penerimaan secara langsung baru dapat dilakukan pada Rabu karena sebelumnya dirinya berhalangan hadir dalam proses penyerahan yang dilaksanakan Pemprov Kaltara.
"Hari ini baru bisa kita lakukan penerimaan yang ditandai dengan penandatanganan dokumen kepegawaian, karena baru ada kesempatan untuk hadir dan menerima secara langsung," ujar Kaharuddin kepada pusaranmedia.com.
Setelah proses administrasi selesai, ketiga purna praja tersebut akan dipersiapkan untuk menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Nunukan. Penempatan akan disesuaikan dengan kompetensi masing-masing sekaligus mempertimbangkan kebutuhan organisasi.
Menurut Kaharuddin, penempatan aparatur tersebut tidak hanya berdasarkan bidang keahlian, tetapi juga akan melihat ketersediaan peta jabatan serta ketentuan yang berlaku.
"Kita akan menempatkan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Tentunya tetap mempertimbangkan peta jabatan dan ketentuan yang berlaku, termasuk apabila ada rekomendasi dari instansi terkait," ujarnya.
Ketiga purna praja IPDN yang akan bertugas di Kabupaten Nunukan tersebut yakni M Dustia Yoyyibi, Muhammad Wahyu Anugrah dan Muhammad Pasya Aleandra.
Kaharuddin berharap kehadiran ketiganya dapat memberikan tambahan kekuatan bagi sumber daya aparatur di Kabupaten Nunukan, terutama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Harapannya mereka dapat memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," katanya.
Kehadiran tiga aparatur muda lulusan IPDN itu diharapkan turut memperkuat kapasitas birokrasi Pemkab Nunukan dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik di wilayah perbatasan negara.


