Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA – Kota Samarinda diperkirakan mengirim sekitar 1.500 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser yang akan berlangsung November mendatang.
Namun, jumlah tersebut masih dapat berubah setelah dilakukan verifikasi terhadap cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin mengatakan masih melakukan verifikasi ulang terhadap 64 cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya direncanakan mengikuti Porprov.
Verifikasi dilakukan untuk melihat kesiapan masing-masing cabor, termasuk target medali yang ingin dicapai. Hasil verifikasi akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cabor yang diberangkatkan.
“Ini menyangkut efisiensi anggaran, kita akan melihat bagaimana presentasi yang disampaikan oleh cabor Kota Samarinda, dari target medali yang ingin mereka persembahkan buat pemerintah kota,” ujar Muslimin baru-baru ini.
Ia menjelaskan, cabor yang belum mampu memberikan gambaran target prestasi secara meyakinkan berpotensi tidak diberangkatkan.
Menurutnya, keberangkatan kontingen perlu disesuaikan dengan kesiapan dan target prestasi masing-masing cabor. “Berangkat bukan sekadar jalan-jalan, tapi berangkat untuk juara,” tegasnya.
Verifikasi terhadap 64 cabor tersebut ditargetkan rampung dalam satu pekan ke depan. Setelah proses tersebut selesai, Disporapar Samarinda akan mendaftarkan kontingen ke KONI Kaltim.
Di sisi lain, Samarinda juga masih menunggu penerbitan Technical Handbook (THB) Porprov VIII Kaltim. Meski Surat Keputusan (SK) terkait 64 cabor dan nomor tanding telah diterbitkan, namun belum memuat seluruh ketentuan teknis pertandingan.
“THB itu kan isinya bukan nomor tanding saja. Tapi mekanisme aturan pertandingan, menyangkut tanggal, tempat, waktu, baru nomor tandingnya,” jelasnya.
Menurut Muslimin, THB diperlukan agar kontingen memiliki waktu mempelajari aturan sebelum pelaksanaan technical meeting.
Ia berharap dokumen tersebut dapat diterbitkan lebih awal sehingga pembahasan teknis tidak baru dilakukan saat pertemuan.
Selain persiapan atlet, Pemkot Samarinda juga berencana meninjau fasilitas pendukung pelaksanaan Porprov di Paser, mulai dari hotel, akomodasi hingga venue pertandingan.


