Banner ADV

Buruan Bayar PBB! Diskon 5 Persen Segera Berakhir

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Buruan Bayar PBB! Diskon 5 Persen Segera Berakhir

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Buruan Bayar PBB! Diskon 5 Persen Segera Berakhir

Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Waktu untuk mendapatkan potongan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Berau tersisa beberapa hari lagi. 

Memasuki penghujung September, masyarakat masih bisa memperoleh diskon sebesar 5 persen sebelum program tersebut resmi berakhir.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie mengingatkan wajib pajak agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Sebab, mulai Oktober, pembayaran PBB-P2 kembali diberlakukan dengan nilai normal.

Potongan ini diberikan sebagai stimulus agar masyarakat lebih terdorong menyelesaikan kewajiban pajaknya. Bapenda berharap kemudahan tersebut dimanfaatkan sebelum batas waktu berakhir.

“September menjadi kesempatan terakhir untuk mendapatkan potongan 5 persen. Setelah itu pembayaran kembali normal,” kata Djupiansyah.

Namun, berakhirnya diskon bukan berarti kesempatan mendapatkan apresiasi dari Bapenda ikut berhenti.

Wajib pajak yang tetap melakukan pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026 masih berkesempatan mengikuti program undian berhadiah.

Bapenda menyiapkan hadiah bagi sekitar 40 wajib pajak yang masuk dalam program tersebut. Pembayaran, baik melalui mekanisme cetak maupun digital tetap memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

“Untuk undian, pembayarannya masih kami buka sampai 31 Oktober. Ada sekitar 40 wajib pajak yang nantinya mendapatkan hadiah,” jelasnya.

Skema tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda membangun kebiasaan membayar pajak secara rutin. 

Dengan demikian, kepatuhan masyarakat diharapkan tidak hanya muncul ketika terdapat potongan maupun hadiah.

Menurut Djupiansyah, insentif hanya menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian masyarakat. Tujuan akhirnya adalah membentuk kesadaran bahwa membayar PBB-P2 merupakan kewajiban yang perlu dilakukan tepat waktu.

“Kami dorong bukan sekadar pembayaran karena ada diskon atau hadiah, tetapi bagaimana kesadaran membayar pajak bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Bapenda juga berencana memberikan apresiasi secara berkala kepada wajib pajak sebagai bagian dari strategi meningkatkan kepatuhan. Program tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan daerah.

Dengan demikian, September menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin mendapatkan dua keuntungan sekaligus: membayar PBB-P2 dengan potongan 5 persen sekaligus tetap membuka peluang mengikuti undian berhadiah yang berlangsung hingga akhir Oktober. (Adv)