Pasokan Pertalite Berau Ditambah 30 Persen, 172 KL Disiapkan untuk SPBU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kapal tanker OB Anindhita 81 bersandar di Fuel Terminal Berau, Kamis (24/9/2026). (Foto: pertamina Patra Niaga)
Kapal tanker OB Anindhita 81 bersandar di Fuel Terminal Berau, Kamis (24/9/2026). (Foto: pertamina Patra Niaga)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pasokan Pertalite Berau Ditambah 30 Persen, 172 KL Disiapkan untuk SPBU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kapal tanker OB Anindhita 81 bersandar di Fuel Terminal Berau, Kamis (24/9/2026). (Foto: pertamina Patra Niaga)
Kapal tanker OB Anindhita 81 bersandar di Fuel Terminal Berau, Kamis (24/9/2026). (Foto: pertamina Patra Niaga)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pasokan Pertalite Berau Ditambah 30 Persen, 172 KL Disiapkan untuk SPBU

Kapal tanker OB Anindhita 81 bersandar di Fuel Terminal Berau, Kamis (24/9/2026). (Foto: pertamina Patra Niaga)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Berau kembali diperkuat. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menambah distribusi Pertalite hingga 172 kiloliter (KL) untuk sejumlah SPBU pada Jumat (25/9/2026).

Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata penyaluran sebelumnya yang berada di kisaran 132 KL per hari.

Tambahan pasokan ini menyusul kedatangan kapal OB Anindhita 81 yang bersandar di Fuel Terminal Berau pada Kamis (24/9/2026) dini hari. 

Kapal tersebut membawa muatan Pertalite dan Pertamax untuk selanjutnya disalurkan ke sejumlah lembaga penyalur.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan tambahan pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.

“Pasokan kami tambah dan penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SPBU. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” kata Edi.

Menurutnya, setelah BBM diterima di Fuel Terminal Berau, Pertamina langsung mengatur pengiriman menggunakan mobil tangki menuju SPBU maupun Pertashop. 

Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi stok di masing-masing titik. Tak hanya menambah volume Pertalite, Pertamina juga menyiapkan pengiriman Pertamax ke SPBU dan Pertashop sesuai kebutuhan.

Pemantauan stok dilakukan secara berkala dengan melibatkan pengelola SPBU, Pertashop, transportir hingga pemangku kepentingan terkait. Data dari lapangan kemudian menjadi acuan untuk menentukan pengiriman berikutnya.

Edi menyebut langkah tersebut penting agar pasokan tidak hanya tersedia secara umum, tetapi benar-benar diarahkan ke titik pelayanan yang membutuhkan.

“Kami memahami BBM menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Karena itu, distribusi terus kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban pelayanan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat lainnya untuk mendapatkan BBM.