Catatan BPBD Kaltim, 2.505 Hektare Lahan Terbakar dalam Waktu 21 Hari

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan beserta jajarannya di posko siaga darurat BPBD Kaltim. (Foto: BPBD Kaltim).
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan beserta jajarannya di posko siaga darurat BPBD Kaltim. (Foto: BPBD Kaltim).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Catatan BPBD Kaltim, 2.505 Hektare Lahan Terbakar dalam Waktu 21 Hari

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan beserta jajarannya di posko siaga darurat BPBD Kaltim. (Foto: BPBD Kaltim).
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan beserta jajarannya di posko siaga darurat BPBD Kaltim. (Foto: BPBD Kaltim).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Catatan BPBD Kaltim, 2.505 Hektare Lahan Terbakar dalam Waktu 21 Hari

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan beserta jajarannya di posko siaga darurat BPBD Kaltim. (Foto: BPBD Kaltim).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat sebanyak 608 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total area terbakar mencapai sekitar 2.505 hektare hanya dalam kurun waktu 1 hingga 21 September 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan mengatakan peningkatan aktivitas karhutla pada September menjadi perhatian serius. 

Sebab, jumlah kejadian dan luasan lahan terbakar menunjukkan kecenderungan meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Jika diperhatikan kondisi bulan ini ada potensi kebakaran hutan Kaltim meningkat, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” kata Buyung.

Ia menjelaskan, berdasarkan catatan BPBD Kaltim, sepanjang Januari hingga 21 September 2026 telah terjadi sebanyak 1.470 kejadian karhutla. 

Dari jumlah tersebut, total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 6.333 Hektare. “Dari seluruh kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar telah mencapai sekitar 6.333 Hektare,” ungkapnya.

Peningkatan cukup tajam mulai terlihat sejak memasuki Agustus. Hingga awal Agustus, tapi total luasan lahan yang terbakar sejak awal tahun tercatat sekitar 3.828 Hektare.

"Tetapi pada saat kemarau, hanya butuh waktu 21 hari saja luasan tersebut telah bertambah sekitar 2.505 Hektare," tegasnya.  

BPBD Kaltim, kata dia, memperkirakan luasan lahan yang terdampak karhutla masih berpotensi bertambah hingga akhir September apabila tren peningkatan terus berlanjut.

Dari sisi jumlah kejadian, Kabupaten Paser menjadi wilayah dengan kasus karhutla terbanyak. BPBD mencatat sekitar 371 kejadian terjadi di daerah tersebut.

"Sementara luasan lahan yang terbakar, Kabupaten Kukar berada di posisi tertinggi dengan luas area terdampak mencapai sekitar 2.026 Hektare," sambungnya. 

BPBD Kaltim akan terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan mendukung terjadinya kebakaran hutan dan lahan.