Banner ADV

Pemkab Kukar bakal Terima Rp10 Miliar dari Pusat untuk Penanganan Karhutla

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Kukar bakal Terima Rp10 Miliar dari Pusat untuk Penanganan Karhutla

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Kukar bakal Terima Rp10 Miliar dari Pusat untuk Penanganan Karhutla

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bakal menerima bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari pemerintah pusat sebesar Rp10 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan bantuan tersebut akan diarahkan untuk mendukung penanganan hingga rehabilitasi pascakarhutla di wilayah Kukar.

“Untuk penanganan karhutla, dana penanganan dari pusat total Rp10 miliar. Peruntukannya untuk penanganan dan rehabilitasi,” kata Sunggono. Rabu (23/9/2026)

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut nantinya dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penanganan karhutla, termasuk pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di lapangan.

“Untuk diperlukan bisa saja beli selang, beli mobil,” ujarnya.

Di sisi lain, Sunggono menyebut kondisi karhutla di Kukar saat ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Berdasarkan laporan satuan tugas (satgas), jumlah titik panas atau hotspot mulai mengalami penurunan.

“Untuk saat ini hotspot mulai berkurang. Untuk status siaga bencana, penanganannya, laporan dari teman-teman satgas untuk titik hotspot-nya sudah sangat berkurang dan semakin lama semakin baik kondisi penanganannya,” jelasnya.

Ia mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama, baik oleh satgas maupun melalui koordinasi lintas sektoral. Perkembangan kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat membantu mengurangi risiko karhutla.

Sunggono menambahkan, berdasarkan perkiraan BMKG, hujan mulai turun pada awal September sehingga diharapkan turut membantu proses penanganan karhutla di Kukar.

Sementara itu, terkait tenaga outsourcing, Sunggono menyebut usulan penambahan pendapatan atau honor juga telah disampaikan, termasuk dari jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

“Untuk outsourcing yang disampaikan oleh Kepala Damkarmat, diusulkan penambahan pendapatan atau honor,” pungkasnya. (Adv)