Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin
SANGATTA – Sejumlah kawasan di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim terus mengalami Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berulang dalam beberapa waktu terakhir.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi menyebut kawasan Kenyamukan, Guru Besar dan sekitar Kantor Bupati Kutim sebagai lokasi yang paling sering mengalami kebakaran.
“Paling sering itu daerah Kenyamukan, Guru Besar dan kantor bupati,” kata Hasdiah.
Selain tiga lokasi tersebut, kebakaran juga terjadi di kawasan sekitar PLN, Bukit Pelangi, belakang Masjid Al Faruq, serta belakang SMA Negeri 2 di wilayah Singa Gembara.
Karhutla juga dilaporkan terjadi di kawasan Swarga Bara yang berbatasan dengan Kecamatan Rantau Pulung.
Hasdiah mengatakan sejumlah lokasi yang terbakar merupakan kawasan rawa dan gambut. Kondisi itu membuat kawasan itu menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian saat terjadi kebakaran.
Untuk menangani kejadian Karhutla, Kecamatan Sangatta Utara membuka posko sejak 4 September 2026. Posko tersebut berada di Kantor Kecamatan Sangatta Utara.
“Tujuannya adalah bagaimana koordinasi kami terhadap tim yang ada di lapangan itu bisa menyatu dan bisa terkoordinir dari posko itu sendiri,” ujarnya.
Menurut Hasdiah, posko itu masih beroperasi hingga sekarang. Koordinasi dengan tim yang berada di lapangan dilakukan melalui posko tersebut.


