Dinas Perikanan PPU Minta Kelompok Budidaya Kelurahan/Desa Usulkan Bantuan Kolam Bioflok ke KKP

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas Perikanan PPU Minta Kelompok Budidaya Kelurahan/Desa Usulkan Bantuan Kolam Bioflok ke KKP

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas Perikanan PPU Minta Kelompok Budidaya Kelurahan/Desa Usulkan Bantuan Kolam Bioflok ke KKP

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta kelompok budidaya ikan air tawar di setiap kelurahan/desa untuk mengusulkan bantuan kolam bioflok tematik ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Sebab, KKP gencar memprogramkan bantuan kolam bioflok tematik dalam rangka meningkatkan produksi budidaya ikan air tawar. “Teman-teman di desa dan kelurahan yang memiliki lahan yang cukup untuk memanfaatkan program bantuan kolam bioflok dari KKP,” kata Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, Jumat (25/9/2026). 

Andi Traso menyatakan, pengusulan bantuan kolam bioflok tematik terlebih dahulu harus melalui lurah/kepala desa. “Mengenai syarat administrasi untuk pengusulan bantuan bioflok, silahkan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian nanti akan diserahkan tata cara pengusulannya,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, saat ini baru ada dua kelompok budidaya ikan air tawar yang telah mengusulkan bantuan kolam bioflok tematik ke KKP. Kedua kelompok yang telah mengusulkan tersebut yakni di Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru dan Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu. 

Informasi terakhir, masing-masing kelompok akan mendapatkan bantuan 24 unit kolam bioflok di tahun ini. 
“Kelengkapan administrasinya baru saja dilengkapi, jadi diperkirakan bantuan akan turun sebelum akhir tahun anggaran 2026,” bebernya. 

Program bantuan kolam bioflok, kata Andi Traso, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi ikan air tawar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya. 

Kelompok budidaya ikan air tawar yang mendapatkan bantuan kolam bioflok nantinya diharapkan dapat bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

“Usaha budidaya ikan air tawar menggunakan kolam bioflok bisa bersinergi dengan KDMP, baik dari sisi pengembangan usaha maupun pemasaran,” pungkasnya.