Mahakam Mask Carnival, Panggung Kreativitas Warga Kaltim di Hari Pariwisata Sedunia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mahakam Mask Carnival, Panggung Kreativitas Warga Kaltim di Hari Pariwisata Sedunia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Mahakam Mask Carnival, Panggung Kreativitas Warga Kaltim di Hari Pariwisata Sedunia

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim menyiapkan Mahakam Mask Carnival, sebuah penampilan yang menggabungkan seni, budaya dan kreativitas masyarakat dalam satu panggung terbuka.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026 dengan melibatkan sekitar 1.150 peserta.
Mereka berasal dari 20 kelompok dan tujuh grup yang akan menampilkan beragam karakter melalui topeng, kostum, seni pertunjukan hingga kreasi komunitas.

Mahakam Mask Carnival menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pariwisata Sedunia 2026.

Tahun ini, kegiatan tersebut mengangkat tema “Digital Agendas and Artificial Intelligence for Redesigned Tourism”, yang diharapkan dapat  membawa semangat melihat perkembangan teknologi dari sisi kreativitas dan pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan carnival tersebut sengaja dirancang bukan sebatas parade.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan ide dan karya mereka kepada publik.

“Kami ingin memberi ruang kepada komunitas untuk berekspresi. Tidak hanya topeng tradisional, tetapi juga berbagai kreasi lainnya yang menarik dan menghibur masyarakat,” kata Faisal, sapaannya. 

Ia menjelaskan, peserta tidak dibatasi pada bentuk atau karakter tertentu. Setiap kelompok diberi keleluasaan untuk menentukan konsep topeng dan kostum berdasarkan gagasan masing-masing.

"Inspirasi yang diangkat pun dapat berasal dari berbagai kekayaan budaya Nusantara maupun konsep kekinian yang dikemas secara unik dan atraktif," terangnya. 

Faisal berharap Mahakam Mask Carnival menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan kreativitas modern.

"Sebenarnya kegiatan ini membuka kesempatan bagi komunitas, pelajar, pegiat seni dan budaya serta masyarakat umum untuk terlibat langsung dalam memeriahkan agenda pariwisata di Kaltim," tutupnya.