Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan program peningkatan fasilitas pendidikan tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah mengatakan, Disdikpora PPU mengalokasikan anggaran Rp7 miliar di APBD 2026 untuk peningkatan fasilitas sekolah.
Anggaran Rp7 miliar mengcover 10 proyek pembangunan ruang kelas belajar dan rehabilitasi.
“10 item proyek terus berjalan, meskipun proses pengerjaannya sedikit terlambat karena adanya tekanan fiskal daerah,” kata Ricci, Jumat (25/9/2026).
Ricci mengungkapkan, 10 item proyek pembangunan fasilitas baru dan rehabilitasi sekolah memiliki nilai anggaran yang bervariasi mulai dari Rp200 juta hingga Rp1 miliar.
“Dari 10 proyek ini, anggarannya ada yang Rp200 juta hingga Rp10 miliar,” tuturnya.
Ia menyatakan, ada beberapa sekolah yang menjadi saran peningkatan fasilitas di tahun ini salah satunya SDN 013 Penajam, SMPN 27 PPU, SDN 002 Penajam dan SDN 001 Waru.
Seperti SDN 013 Penajam, SDN 002 Penajam dan SMPN 27 PPU mendapatkan anggaran untuk lanjutan pembangunan ruang kelas belajar lantaran di tahun anggaran sebelumnya belum rampung.
“SDN 002 Penajam pada pembangunan tahap pertama baru selesai bagian atap. Sedangkan di tahun ini diselesaikan bagian interior,” terangnya.
Ricci menekankan, kepada seluruh pihak ketiga yang mengerjakan proyek peningkatan fasilitas sekolah diwajibkan menyelesaikan pengerjaan sesuai dengan kontrak kerja.
“Seluruh proyek ini ditarget rampung di awal Desember,” pungkasnya.


