Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kecamatan Balikpapan Timur, Kamis (24/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut diketahui setelah ayah korban yang berada di teras hendak masuk ke dalam rumah sekitar pukul 16.30 WITA. Saat itu, pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.
Ayah korban kemudian memanggil anaknya, namun tidak mendapat respons. Akibat khawatir, ia akhirnya mendobrak pintu rumah dan menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban kemudian diturunkan dan diberikan pertolongan awal oleh ayahnya dengan melakukan pompa dada.
Selanjutnya, ayah korban meminta bantuan warga sekitar sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Lanud Dhomber untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M Chusen mengatakan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
"Selanjutnya, korban diturunkan ke lantai dan diberikan pertolongan dengan cara melakukan pompa dada menggunakan tangan," kata AKP Chusen, Sabtu (26/9/2026).
Setelah mendapat laporan, kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian. Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur bersama Unit INAFIS Polresta Balikpapan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Unit Reskrim melaksanakan olah TKP bersama Unit INAFIS Polresta Balikpapan," ujarnya.
Dari pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka akibat benda tajam atau benda tumpul.
Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban serta mendalami kemungkinan adanya tindak pidana.
"Dari hasil pemeriksaan di RSKD Balikpapan korban diduga meninggal dunia dikarenakan akibat jerat pada leher yang disebabkan oleh dugaan gantung diri," pungkasnya.


