Dedy Suwardi Resmi Nakhodai DPD FPKS Kabupaten Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Prosesi pelantikan dan pengukuhan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Prosesi pelantikan dan pengukuhan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dedy Suwardi Resmi Nakhodai DPD FPKS Kabupaten Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Prosesi pelantikan dan pengukuhan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)
Prosesi pelantikan dan pengukuhan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dedy Suwardi Resmi Nakhodai DPD FPKS Kabupaten Paser

Prosesi pelantikan dan pengukuhan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031. (Foto: Luthfi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan 

TANA PASER - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kalimantan Timur (Kaltim), Asbudi melakukan pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031, di gedung Awa Mangkuruku, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat keputusan DPP FPKS Kaltim Nomor 032./SK/DPP-FPKS-KT/IV/2026 tentang Pengesahan dan Pengangkatan DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031.

“Selamat dan sukses atas pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD FPKS Kabupaten Paser periode 2026-2031,” kata Ketua DPP FPKS Kaltim, Asbudi.

Asbudi menyebutkan satu prinsip kepada pengurus FPKS Paser, jangan jadikan FPKS yang besar dan struktur, tapi jadikan FPKS besar karena manfaat. FPKS harus hadir sampai ke kebun petani. 

“Petani harus merasakan organisasi ini sebagai tempat belajar dan berdiskusi, membangun jaringan, menyampaikan aspirasi, dan mencari jalan keluar bersama,” sebutnya.

Tantangan perkebunan kelapa sawit kedepannya semakin kompleks. Tidak hanya berbicara tentang produksi TBS, tetapi juga produktivitas, kualitas, dan pemupukan, harga, tataniaga, legalitas lahan, pembiayaan, kemitraan, hilirisasi, sertifikat teknologi, hingga regenerasi Petani.

“Karena itu, FPKS harus bertransformasi menjadi organisasi petani yang berbasis data, pengetahuan, teknologi, jejaring dan solusi. Kita perlu membangun data petani, luas kebun, produktivitas, kebutuhan bibit dan pupuk, persoalan legalitas hingga ruang kemitraan,” tuturnya.

Dengan data yang ada, FPKS mampu berkoordinasi dengan pemerintah, berkoordinasi dengan kemitraan, serta dapat menyusun program yang betul-betul dibutuhkan petani.

“Kita tidak ingin petani hanya menghasilkan TBS, kita ingin Petani mampu membangun koperasi yang sehat, kemitraan yang adil, menggunakan teknologi, meningkatkan nilai tambah dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ucapnya.

Ketua DPD FPKS Paser, Dedy Suwardi menandaskan, FPKS Paser hadir untuk memberikan semangat baru untuk bersatu, semangat untuk belajar, semangat untuk meningkatkan kesejahteraan petani, semangat membangun perkebunan kelapa sawit di Paser yang semakin maju dan berkelanjutan. 

Tantangan petani semakin kompleks, mulai dari bibit, produktivitas kebun, pemupukan, teknologi budidaya, kelembagaan petani, kemitraan, akses pembiayaan, hingga meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) petani.

“Kami siap membuka pintu kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah Kabupaten Paser, perangkat terkait, pengusaha, perusahaan perkebunan, perbankan, koperasi, akademisi, penyuluh, dan seluruh organisasi dan pemangku kepentingan kelapa sawit,” tandas Dedy.

Acara diakhiri dengan pembagian bibit gratis kepada para petani. Juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FPKS Paser dengan Universitas Muhammad Kalimantan Timur (UMKT) Tanah Grogot.

Diketahui, dalam acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Paser Djoko Bawono, Anggota DPRD Paser Acong Aspiyek, perwakilan Polres Paser, perwakilan Kodim 0904/Paser, serta beberapa perwakilan perusahaan sawit.