Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Wakil Ketua II DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan adat serta budaya daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan Junadi usai mengikuti ziarah ke Makam Sultan Aji Imbut di di kompleks makam raja-raja Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Senin (28/9/2026)
Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita sudah melakukan ziarah ke Makam Sultan Aji Imbut. Ini salah satu wujud perhatian kita kepada Sultan Kutai Kartanegara karena beliau adalah salah satu tokoh pendiri Kota Tenggarong,” kata Junadi.
Ia menilai pelestarian adat dan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah. Menurutnya, jika masyarakat terus menjaga warisan budaya yang dimiliki, hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Kukar.
“Untuk itu ketika kita bisa terus menjaga adat budaya kita, insya Allah hal-hal positif pun akan ada di Kukar,” ujarnya.
Junadi secara khusus berpesan kepada generasi muda agar tidak meninggalkan adat dan budaya daerah akibat pengaruh perkembangan teknologi.
Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini telah membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, termasuk di kalangan anak muda yang mulai semakin jauh dari tradisi dan budaya lokal.
“Pesan untuk generasi muda bagaimana kita terus bisa menjaga adat budaya saja. Karena sekarang sudah mulai terkikis dengan kemajuan teknologi, anak-anak muda sekarang sudah mulai meninggalkan adat budaya itu,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Kukar, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap adat dan budaya daerah sendiri.
“Saya mengajak adatnya semua yang ada di, khususnya Kabupaten Kukar, bagaimana kita mencintai adat budaya kita sendiri. Karena kalau tidak kita sendiri yang mencintai, siapa lagi yang akan mempertahankan adat budaya kita,” tegas Junadi.
Junadi juga memastikan DPRD Kukar terus memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian adat dan budaya, termasuk melalui dukungan penganggaran maupun kebijakan yang berkaitan dengan sektor pariwisata.
Ia menyebut pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan. Kekayaan adat dan budaya Kukar dinilai menjadi salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung kemajuan daerah.
“Selama ini hal-hal yang berkaitan dengan adat budaya, hal-hal pariwisata, insya Allah DPRD terus akan menjaga, baik itu penganggaran maupun hal-hal lain untuk kemajuan pariwisata,” pungkasnya. (Adv)


