Reporter : Herdiansyah l Editor : Bambang Irawan
SAMARINDA - Pemprov Kaltim melakukan rotasi dan pelantikan 49 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim, di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/9/2026).
Dari 49 ASN yang dilantik, enam di antaranya merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Rotasi tersebut turut menempatkan sejumlah pejabat pada posisi strategis di sektor kesehatan, sosial, pengelolaan pendapatan daerah, hingga manajemen rumah sakit milik Pemprov Kaltim.
Enam pejabat JPT Pratama yang dilantik yakni Andi Muhammad Ishak sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin sebagai Kepala Dinas Sosial Kaltim, serta Dasmiah sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim.
Selanjutnya, dr Ariesanty Irawaty Marhabang dipercaya sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD A. W. Sjahranie. Kemudian Rosjidah Rahmawati sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD A. W. Sjahranie, serta dr Nurliana Adrianti Noor sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Kanujoso Djatiwibowo.
Sementara itu, 43 ASN lainnya dilantik untuk mengisi jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemprov Kaltim.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam arahannya mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan akhir dalam karier pemerintahan.
“Jangan merasa jabatan adalah tujuan akhir. Justru jabatan adalah awal dari tanggung jawab,” kata Rudy Mas’ud.
Ia meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat membangun kekompakan di lingkungan kerja.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pimpinan dan bawahan serta koordinasi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan.
Rudy Mas'ud juga menekankan agar para pejabat tidak bekerja secara sendiri-sendiri maupun terjebak dalam ego sektoral.
“Kita bekerja dalam satu pemerintahan dan satu tujuan. Sehingga saya minta kurangi ego sektoral dan perkuat semangat kolaborasi,” tegasnya


