Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN — Paras Fest 2026 tidak hanya disiapkan sebagai panggung hiburan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan.
Festival yang digelar di kawasan Paras Perbatasan itu juga menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk menggenjot penjualan sekaligus memperluas pasar.
Sebanyak 110 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kuliner dipastikan ambil bagian dalam festival tersebut.
Mereka akan menempati area bazar yang disiapkan khusus untuk menjajakan beragam produk kepada masyarakat yang datang.
Kepala Bidang UMKM pada Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMKMPP) Nunukan, Mardiana mengatakan keterlibatan pelaku UMKM menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka ruang promosi dan mempertemukan produk lokal secara langsung dengan konsumen.
“Sekitar 110 UMKM kuliner yang akan berpartisipasi. Kami berharap festival ini benar-benar menjadi salah satu tambahan peningkatan omzet bagi teman-teman UMKM,” kata Mardiana saat meninjau persiapan Paras Fest.
Menurutnya, tingginya aktivitas masyarakat selama rangkaian perayaan HUT Nunukan dapat menjadi peluang ekonomi yang perlu dimanfaatkan pelaku usaha.
Festival dengan berbagai kegiatan dan hiburan dinilai berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung ke kawasan Paras Perbatasan.
Tak hanya mengejar transaksi selama festival, pelaku UMKM juga didorong menjadikan Paras Fest sebagai sarana memperkenalkan produk dan membangun pelanggan baru.
“Teman-teman UMKM bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang datang,” ujarnya.
Persiapan festival kini mulai terlihat di kawasan Paras Perbatasan. Sejumlah tenda dan fasilitas pendukung telah disiapkan, termasuk area bazar kuliner dan stan untuk kegiatan pelayanan publik serta pameran produk UMKM.
Sekitar 26 stan disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Selain produk kuliner, pameran juga akan menampilkan berbagai potensi ekonomi kreatif daerah, di antaranya kerajinan anyaman dan batik khas Nunukan.
Mardiana meminta pelaku UMKM tidak sekadar mempersiapkan stok produk untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Kualitas produk, tampilan kemasan hingga pelayanan kepada konsumen juga dinilai penting untuk membangun kesan positif.
Menurutnya, pengalaman konsumen selama berada di Paras Fest dapat menentukan peluang pembelian ulang setelah festival berakhir.
Untuk itu, pelaku usaha diharapkan mampu memberikan pelayanan dan produk yang baik sehingga konsumen memiliki alasan untuk kembali membeli.
“Kami berharap teman-teman UMKM tetap menjaga semangat, mempersiapkan produknya dengan baik sehingga masyarakat yang berkunjung tertarik dengan produk yang ditawarkan dan nantinya bisa berkunjung kembali,” katanya.
Di sisi lain, Mardiana mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan selama festival berlangsung.
“Harapan kami Paras Fest ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan,” pungkasnya.


