Permukiman Baru Sangatta Utara Kesulitan Akses Listrik dan Air Bersih

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
CamatSangatta Utara, Hadiah Dohi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
CamatSangatta Utara, Hadiah Dohi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Permukiman Baru Sangatta Utara Kesulitan Akses Listrik dan Air Bersih

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
CamatSangatta Utara, Hadiah Dohi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
CamatSangatta Utara, Hadiah Dohi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Permukiman Baru Sangatta Utara Kesulitan Akses Listrik dan Air Bersih

CamatSangatta Utara, Hadiah Dohi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Pertumbuhan permukiman di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum sepenuhnya diikuti ketersediaan jaringan listrik dan air bersih.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi mengatakan sejumlah bangunan baru masih belum terjangkau jaringan listrik, terutama rumah yang berada di bagian belakang kawasan permukiman yang sudah memiliki jaringan.

Salah satu lokasi yang disebutnya berada di Jalan Kalimutu, Desa Sangatta Utara. Jaringan listrik telah tersedia di bagian depan kawasan, tetapi belum menjangkau bangunan yang berada lebih ke dalam.

“Di situ belum ada tiang listrik yang masuk. Jadi itu belum bisa terjangkau,” kata Hasdiah. Menurut Hasdiah, kebutuhan jaringan listrik di kawasan tersebut telah diusulkan kepada pihak terkait. 

Survei lokasi juga telah dilakukan, sehingga kini pemerintah kecamatan masih menunggu proses pemasangan jaringan.

Kondisi serupa terjadi pada kebutuhan air bersih. Pemerintah kecamatan telah mengusulkan penyediaan akses air bersih untuk permukiman yang belum terlayani dan survei juga telah dilakukan.

“Mudah-mudahan tahun ini itu kan sudah kita usulkan dan sudah disurvei. Nah, tinggal mungkin tinggal menunggu pemasangannya saja,” ujarnya.

Hasdiah mengatakan keberadaan permukiman baru membuat kebutuhan terhadap fasilitas dasar ikut meningkat. 

Rumah yang berada lebih jauh dari jaringan eksisting tetap membutuhkan akses listrik dan air bersih.

Untuk itu, menurut dia, perluasan layanan dasar perlu mengikuti perkembangan permukiman, terutama di kawasan yang terus mengalami pertambahan bangunan.