Banner ADV

DKP Kukar Dorong Program Kampung Nelayan Merah Putih Segera Dituntaskan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DKP Kukar, Muslik (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala DKP Kukar, Muslik (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DKP Kukar Dorong Program Kampung Nelayan Merah Putih Segera Dituntaskan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DKP Kukar, Muslik (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kepala DKP Kukar, Muslik (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DKP Kukar Dorong Program Kampung Nelayan Merah Putih Segera Dituntaskan 

Kepala DKP Kukar, Muslik (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin  | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berharap program Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah pesisir dapat berjalan maksimal dan segera diselesaikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, mengatakan program tersebut saat ini telah berjalan di sembilan titik. Dari jumlah itu, tujuh lokasi disebut telah memiliki pemenang dan pelaksana pekerjaan, sementara dua titik lainnya masih dalam tahap persiapan karena terkendala persoalan teknis.

“Sudah berjalan sih ada 9 titik. Saat ini yang sudah berprogres ada 7, yang dua masih kita coba untuk ini karena masih pengaruh masalah-masalah teknis,” ujar Muslik. Selasa (29/9/2026)

Ia menjelaskan, pembangunan tahap awal KNMP akan difokuskan pada sejumlah infrastruktur dasar untuk menunjang aktivitas nelayan. Di antaranya shelter, tempat pendaratan ikan, gudang, hingga fasilitas perbaikan atau bengkel bagi nelayan.

“Sebenarnya yang dasar-dasar saja sih, nampaknya konstruksinya dulu, karena seperti shelter kemudian tempat pendaratan ikan, kemudian gudang-gudang,” katanya.

Sejumlah lokasi yang masuk dalam program tersebut antara lain Kuala Samboja, Muara Jawa Pesisir, Pela, Sangkuliman, Danau Semayang, Kersik dan Tanjung Limau.

Menurut Muslik, pembangunan yang telah menunjukkan perkembangan antara lain di Kuala Samboja dan Muara Jawa Pesisir. Di kedua lokasi tersebut, proses clearing atau pembukaan lahan telah dilakukan.

“Yang berprogres kalau nggak salah yang di Muara Jawa Pesisir sama di Kuala Samboja. Ya, sudah clearing lahan, kita berharap diselesai juga ini,” ujarnya.

Sementara itu, untuk sejumlah titik lainnya, prosesnya masih menunggu tahapan pelaksanaan. Muslik menyebut pembangunan di Tanjung Limau masih dalam proses menyusul, sedangkan Kersik masih menunggu tahapan berikutnya.

Ia mengatakan, seluruh proses pembangunan KNMP tersebut merupakan program pemerintah pusat sehingga Pemkab Kukar masih menunggu tahapan pelaksanaan dari pusat.

Muslik berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat dituntaskan secara bertahap sehingga fasilitas tersebut mulai dimanfaatkan masyarakat dalam dua tahun ke depan.

“Kalau ini dasarkan yang kita berharap dua tahun ke depan sudah bisa beroperasi. Karena kayaknya bertahap juga gitu, karena sudah menjelang akhir tahun ini kan baru masuk pelaksanaannya untuk dasarnya itu,” jelasnya.

Selain infrastruktur dasar, program tersebut juga direncanakan dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas nelayan. Salah satunya berupa pabrik es yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan.

“Karena nanti kan dibangun seperti pabrik es gitu kan,” kata Muslik.

Ia menambahkan, di beberapa titik juga direncanakan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat fungsi Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat aktivitas dan pelayanan bagi masyarakat nelayan di wilayah pesisir Kukar. (Adv)