Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA — Penguatan kapasitas pengurus menjadi fokus dalam pelatihan yang digelar Pimpinan Anggota (PA) Serikat Pekerja Indonesia Nusantara (SPIN) PT Telen Prima Sawit.
Kegiatan itu membahas tugas kepengurusan, komunikasi organisasi, serta peran pengurus dalam menjalankan organisasi di tingkat perusahaan.
Ketua PA SPIN PT Telen Prima Sawit, Randi F mengatakan, pelatihan ini menjadi ruang bagi pengurus dan anggota untuk memahami lebih jauh tugas dan tanggung jawab dalam kepengurusan.
Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar koordinasi antar-pengurus maupun dengan anggota dapat berjalan dengan baik.
“Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman mengenai kepengurusan, tugas dan tanggung jawab organisasi, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dalam memperjuangkan kepentingan anggota,” kata Randi.
Pelatihan itu juga diikuti peserta dari PA SPIN PT Gemilang Sejahtera Abadi (GSA) dan PA SPIN PT Cipta Davia Mandiri (CDM).
Kehadiran pengurus dari sejumlah perusahaan itu menjadi bagian dari kegiatan penguatan kapasitas dan komunikasi antar-Pimpinan Anggota SPIN.
Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPIN turut hadir memberikan materi mengenai organisasi dan peran pengurus di tingkat perusahaan.
Ketua Umum SPIN, Panti menuturkan, pengurus perlu memahami fungsi organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan pihak perusahaan dalam menjalankan kegiatan di lingkungan kerja.
Ia juga mengapresiasi fasilitasi yang diberikan pihak perusahaan terhadap kegiatan tersebut.
“Penguatan kapasitas pengurus bukan hanya tentang meningkatkan kemampuan organisasi, tetapi juga membangun solidaritas, kekompakan, dan komitmen bersama untuk menjalankan amanah anggota,” ujar Panti.
Menurut Panti, komunikasi dan hubungan industrial yang konstruktif tetap diperlukan dalam menjalankan peran organisasi pekerja di tingkat perusahaan.


