Disnaker Balikpapan Buka Pelatihan untuk Pekerja Terdampak PHK, Ada 45 Pilihan Keahlian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disnaker Balikpapan, Admin Siregar. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disnaker Balikpapan, Admin Siregar. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disnaker Balikpapan Buka Pelatihan untuk Pekerja Terdampak PHK, Ada 45 Pilihan Keahlian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disnaker Balikpapan, Admin Siregar. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Disnaker Balikpapan, Admin Siregar. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disnaker Balikpapan Buka Pelatihan untuk Pekerja Terdampak PHK, Ada 45 Pilihan Keahlian

Kepala Disnaker Balikpapan, Admin Siregar. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Balikpapan memberikan kesempatan bagi pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan.

Kesempatan tersebut diberikan sebagai upaya membantu pekerja yang kehilangan pekerjaan agar dapat meningkatkan kemampuan sambil menunggu mendapatkan pekerjaan baru atau membuka usaha secara mandiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Disnaker Balikpapan mencatat sekitar 500 pekerja terdampak PHK sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja yang terkena PHK secara langsung. 

Mereka yang berhenti bekerja maupun pekerja yang kontraknya telah berakhir juga dapat mengikuti program tersebut.

"Persyaratannya melampirkan berkas, ada surat keputusan hubungan kerja atau ada keterangan bahwa dia ter-PHK. Atau ada pernyataan dia ter-PHK. Jadi tidak terlalu banyak," kata Adamin, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, peserta tidak harus mengikuti pelatihan yang sesuai dengan pekerjaan sebelumnya. 

Disnaker menyediakan berbagai pilihan kejuruan sehingga peserta dapat menyesuaikan dengan minat maupun rencana pekerjaan berikutnya.

Terdapat sekitar 45 jenis pelatihan yang ditawarkan, di antaranya teknologi informasi, industri kreatif, manufaktur, fashion, otomotif, pengelasan, pertambangan, bangunan, pembuatan furnitur kayu, pengolahan roti dan kue, menjahit, desain batik dasar, kerajinan macramé hingga digital marketing.

Durasi pelatihan menyesuaikan jenis kejuruan. Salah satunya berlangsung selama 40 jam pelajaran, dengan satu jam pelajaran berdurasi 45 menit. 

Peserta juga berkesempatan mendapatkan sertifikasi keahlian setelah menyelesaikan pelatihan.

Adamin menjelaskan, pelatihan dapat dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK), lembaga pelatihan maupun tempat lain yang bekerja sama dengan Disnaker.

Untuk pendaftaran, pekerja terdampak PHK tidak harus datang langsung ke kantor Disnaker. 

Pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring melalui tautan yang disiapkan Disnaker.

Peserta dapat melampirkan dokumen berupa surat pemberitahuan atau keputusan PHK, surat pemutusan kontrak, perjanjian bersama terkait pengakhiran hubungan kerja, surat keterangan pengalaman kerja, atau surat pernyataan bahwa yang bersangkutan telah terkena PHK.

Adamin mengatakan pendaftaran dibuka secara terbatas dengan proses verifikasi sebelum peserta mengikuti tahapan wawancara.

"Pendaftaran tanggal 25 September sampai dengan tanggal 7. Nanti setelah diverifikasi, ada interview tanggal 12 sampai 13. Dan ada pengumuman tanggal 14 dan daftar ulang tanggal 15. Setelah itu baru pelaksanaan," ujarnya.

Ia menyebut hingga saat ini sudah terdapat sekitar 174 pendaftar. Sementara satu kelas pelatihan digital marketing dengan 16 peserta telah berjalan.

Menurut Adamin, jumlah peserta dalam satu kelas idealnya 16 orang agar pelaksanaan pelatihan lebih efektif. 

Namun, kelas dengan jumlah peserta di bawah 16 orang tetap dapat dibuka dengan mempertimbangkan kondisi pendaftar.

"Kita harapkan itu. Nah, tentu ini bisa tersampaikan kepada teman-teman yang ter-PHK. Paling tidak bisa menghubungi kami, mendaftarkan melalui kami," katanya.

Ia berharap informasi mengenai program tersebut semakin luas diketahui masyarakat Balikpapan sehingga lebih banyak pekerja terdampak PHK dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan.

"Jadi kuotanya siapa duluan, dia yang dapat," pungkasnya.