Jelang Musim Hujan, DLH Balikpapan Pangkas Pohon Rimbun di Sejumlah Jalur Protokol

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jelang Musim Hujan, DLH Balikpapan Pangkas Pohon Rimbun di Sejumlah Jalur Protokol

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jelang Musim Hujan, DLH Balikpapan Pangkas Pohon Rimbun di Sejumlah Jalur Protokol

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan mulai melakukan pemangkasan pohon-pohon yang rimbun di sejumlah jalur protokol sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.

Seperti diberitakan sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memprediksi hujan mulai terjadi di Balikpapan pada November 2026.

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan pemangkasan dilakukan untuk mengurangi kerimbunan dan ketinggian pohon tanpa menghilangkan fungsi pohon.

"Sekarang ini belum ada turun hujan, teman-teman kita lagi kerja memangkas di jalur-jalur protokol," kata Dirman sapaannya, Rabu (30/8/2026).

Ia menjelaskan, saat ini terdapat dua tim yang melakukan pemangkasan di wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur. 

Tim menyisir sejumlah jalur, termasuk akses menuju kota dan kawasan perbatasan Balikpapan dengan Kutai Kartanegara (Kukar).

Selain memangkas pohon yang terlalu rimbun, DLH juga melakukan penebangan terhadap pohon yang sudah tua atau dinilai perlu diganti.

Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi potensi hujan yang diperkirakan mulai terjadi pada November hingga Desember 2026.

Setelah pengerjaan di sejumlah jalur tersebut, DLH juga berencana melakukan pemangkasan pohon di kawasan Pelabuhan Semayang. Kegiatan itu diperkirakan dilakukan sekitar dua pekan mendatang.

Dirman menegaskan, pemangkasan tidak membuat pohon kehilangan fungsinya. Menurutnya, DLH hanya mengurangi bagian pohon yang terlalu rimbun dan tinggi.

"Oh iya, berfungsi. Kita mengurangi kerimbunan, mengurangi ketinggiannya saja," ujarnya.

Selain pemangkasan di jalan protokol, DLH juga menerima permintaan warga yang membutuhkan bantuan untuk memangkas pohon di sekitar rumah.

Namun, permintaan tersebut dilakukan di luar tugas rutin DLH yang dilaksanakan Senin hingga Jumat. 

Untuk permintaan warga, pengerjaan dijadwalkan pada Sabtu atau Minggu.

Dirman mengatakan warga yang mengajukan permintaan pemangkasan perlu bersabar karena jumlah permintaan cukup banyak.

Penjadwalan pada akhir pekan juga dilakukan untuk mengantisipasi risiko saat proses pemangkasan, terutama jika posisi pohon berdekatan dengan rumah warga.

Dengan pengerjaan pada Sabtu atau Minggu, warga dapat berada di rumah dan ikut menyaksikan proses pemangkasan sehingga dapat mengantisipasi apabila terdapat bagian pohon yang berpotensi mengenai bangunan.

"Kalau warga minta tolong, kita siapkan waktunya Sabtu atau hari Minggu. Tapi permintaan banyak, jadi warga harus sabar," pungkasnya.