Disdikbud Paser Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Dokumentasi BCKS tahun 2026 yang dilakukan Disdikbud Paser. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)
Dokumentasi BCKS tahun 2026 yang dilakukan Disdikbud Paser. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikbud Paser Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Dokumentasi BCKS tahun 2026 yang dilakukan Disdikbud Paser. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)
Dokumentasi BCKS tahun 2026 yang dilakukan Disdikbud Paser. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikbud Paser Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026

Dokumentasi BCKS tahun 2026 yang dilakukan Disdikbud Paser. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Bambang Irawan 

TANA PASER - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser melaksanakan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) untuk mengisi kekosongan posisi Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMP, SD, dan TK.

BCKS tahun 2026 ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 29 dan 30 September 2026, di SMP Negeri 1 Tanah Grogot. Dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser.

Kepala Disdikbud Paser, M Yunus Syam mengatakan, BCKS ini dilakukan disebabkan terjadinya kekosongan posisi kepsek beberapa sekolah di Paser, yang disebabkan pensiun maupun meninggal dunia.

“Ada 138 orang yang mengikuti BCKS kali ini. Untuk TK empat orang, SD 100 orang, dan SMP 34 orang. Mereka dinilai siap dan memenuhi syarat untuk menjadi Kepsek,” kata M Yunus Syam, Rabu (30/9/2026).

BCKS dilaksanakan sebagai tahapan tes lanjutan setelah seleksi administrasi untuk menguji kompetensi dasar, manajerial, dan kepemimpinan peserta.

Hasil dari BCKS ini selanjutnya akan dikirim dan diseleksi kembali oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI). Setelah itu, baru bisa dilakukan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat),”

“Hasil dari Kemendikdasmen RI paling cepat keluar selama sepekan. Dari i 138 orang nanti akan terpilih 90 orang yang lolos dan itu diseleksi langsung dari Kemendikdasmen RI,” tuturnya mengakhiri.