Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Komisi II DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong adanya penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) menyusul kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan mengatakan keterbatasan kuota menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi ketersediaan BBM di lapangan.
“Memang ketersediaan kelangkaan ini kan karena memang kuotanya memang terbatas dan kurang,” kata Rahmat, Kamis (1/10/2026).
Untuk membahas persoalan tersebut, Komisi II DPRD Kukar telah melakukan koordinasi dengan DPRD Balikpapan.
Koordinasi itu dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari langkah yang dapat ditempuh terkait persoalan distribusi dan ketersediaan BBM.
Rahmat menyebut penambahan kuota perlu dipertimbangkan Pertamina, khususnya untuk jenis BBM yang saat ini mengalami kelangkaan di Kukar.
“Kita meminta pihak Pertamina untuk menambah kuota dari BBM yang hari ini memang mengalami kelangkaan di Kukar,” ujarnya.
Komisi II juga membuka peluang membahas persoalan tersebut secara langsung bersama Pertamina dan pihak terkait. Salah satu opsi yang dipertimbangkan yakni menggelar rapat dengar pendapat (RDP).
Namun, Rahmat mengatakan sejauh ini komunikasi dengan pihak terkait masih dilakukan secara lisan.
Komisi II masih mendiskusikan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan menyampaikan surat resmi atau memanggil pihak terkait melalui RDP.
“Kalau kita sih sudah berkoordinasi secara lisan, cuma mungkin nanti kita perhatikan apa kita perlu bersurat atau RDP. Saya masih kita diskusikan nanti di internal komisi,” pungkasnya. (Adv)


