Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Berau tidak sepenuhnya menghambat aktivitas pertanian.
Di tengah kondisi cuaca kering, petani di Kampung Tanjung Perangat, Kecamatan Sambaliung, justru berhasil memanen padi dengan hasil yang cukup menjanjikan.
Panen padi gadu tersebut dilakukan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau bersama jajaran Kecamatan Sambaliung, pemerintah kampung, Babinsa hingga Polsek Sambaliung.
Kali ini, petani mengembangkan varietas padi Cibatu yang memiliki potensi produksi sekitar 3,5 ton per Hektare (Ha).
Hasil panen tersebut menjadi gambaran bahwa budidaya padi masih dapat berjalan meski petani harus berhadapan dengan kondisi kemarau.
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan keberhasilan panen di tengah musim kering menjadi hal positif bagi pengembangan pertanian daerah.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan kepada petani lainnya untuk tetap mempertahankan aktivitas budidaya padi, sekaligus memperkuat produksi pangan lokal.
“Alhamdulillah di musim kemarau ini petani masih bisa panen dengan hasil yang cukup baik,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan petani Tanjung Perangat tidak hanya berkaitan dengan hasil produksi, tetapi juga menunjukkan adanya semangat petani untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian di tengah tantangan cuaca.
DTPHP Berau pun mengapresiasi petani serta seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan panen tersebut. Sinergi antara pemerintah, aparat dan kelompok masyarakat dinilai penting untuk menjaga produktivitas sektor pertanian.
“Petani sejahtera, Berau kuat,” menjadi semangat yang kembali digaungkan dalam kegiatan panen tersebut.
Keberhasilan panen padi gadu di Tanjung Perangat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Berau, terutama menghadapi perubahan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi produksi pertanian. (Adv)



