RS Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter Spesialis, Pasien tak Perlu Lagi Dirujuk ke Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Flayer dr sepesialis. (Foto: Dok. Kemenkes RI)
Flayer dr sepesialis. (Foto: Dok. Kemenkes RI)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RS Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter Spesialis, Pasien tak Perlu Lagi Dirujuk ke Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Flayer dr sepesialis. (Foto: Dok. Kemenkes RI)
Flayer dr sepesialis. (Foto: Dok. Kemenkes RI)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RS Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter Spesialis, Pasien tak Perlu Lagi Dirujuk ke Sangatta 

Flayer dr sepesialis. (Foto: Dok. Kemenkes RI)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Pemenuhan tenaga dokter spesialis di Rumah Sakit Muara Bengkal dan Rumah Sakit Sangkulirang menjadi salah satu langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutim pada tahun 2026.

Kepala Dinkes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, pada 2024 hingga 2025 masih terdapat kekurangan dokter spesialis di kedua rumah sakit itu.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Dinkes Kutim bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melalui penugasan khusus dokter spesialis. 

Dokter spesialis layanan dasar kemudian ditempatkan di RS Muara Bengkal dan Sangkulirang.

Pembiayaan penugasan tersebut dilakukan melalui cost sharing antara Dinkes Provinsi Kaltim dan Dinkes Kutim.

“Di 2026 ini alhamdulillah kami sudah melakukan terobosan dengan bekerja sama dengan Kemenkes dengan adanya penugasan khusus untuk dokter spesialis,” kata Yuwana.

Sejak 1 April 2026, RS Muara Bengkal sudah dapat melayani pasien yang sebelumnya harus dirujuk karena membutuhkan layanan dokter spesialis. Saat ini, RS Muara Bengkal bahkan sudah memiliki tujuh dokter spesialis.

“Sekarang cukup di Rumah Sakit Muara Bengkal maupun Sangkulirang, sehingga itu bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Kehadiran dokter spesialis juga membuat kunjungan pasien ke RS Muara Bengkal meningkat. 

Sebelumnya, pelayanan di rumah sakit tersebut hanya ditangani dokter umum sehingga kunjungan pasien masih sepi.

“Kalau dulu hanya dokter umum sehingga pasien di rumah sakit juga sepi. Nah, sekarang kunjungan sudah tinggi,” jelasnya.

Dinkes Kutim juga langsung berkoordinasi dengan BPJS sehingga pasien yang datang ke RS Muara Bengkal dapat dicover BPJS.