Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat 11 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan masih kekurangan tenaga dokter.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan, dari 11 Puskesmas yang ada di Benuo Taka, masih ada yang hanya memiliki satu tenaga dokter. Sedangkan dalam standar minimal Puskesmas harus memiliki minimal tiga hingga empat tenaga dokter bagi Puskesmas yang tidak memiliki layanan rawat inap.
Sedangkan Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap minimal memiliki lima tenaga dokter umum dan dokter gigi.
“Puskesmas rata-rata masih kekurangan dokter umum dan dokter gigi,” kata Lukas, Senin (5/10/2026).
Lukas mengungkapkan, Dinkes PPU saat ini sedang melakukan pemetaan terhadap kebutuhan tenaga medis baik dokter maupun perawat. Pemetaan kebutuhan tenaga medis dilakukan sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Saat ini kami sedang melakukan pemetaan terkait dengan kebutuhan tenaga dokter dan perawat di setiap Puskesmas,” ujarnya.
Hasil pemetaan ini nantinya menjadi salah satu acuan Dinkes PPU dalam mengajukan formasi Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, nanti akan diajukan ketika dibuka penerimaan CPNS dan PPPK,” pungkasnya.


