Paras Fest 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Tembus Rp346,7 Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stand UMKM di Paras Fest 2026 (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)
Stand UMKM di Paras Fest 2026 (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paras Fest 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Tembus Rp346,7 Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stand UMKM di Paras Fest 2026 (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)
Stand UMKM di Paras Fest 2026 (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Paras Fest 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Tembus Rp346,7 Juta

Stand UMKM di Paras Fest 2026 (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin 

NUNUKAN – Gelaran Paras Fest 2026 tidak hanya menjadi ruang hiburan dan interaksi masyarakat dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan. 

Kegiatan tersebut juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam tiga hari pelaksanaan, omzet sementara UMKM yang terdata telah mencapai Rp346.789.000. Nilai tersebut dihimpun sejak malam pembukaan pada Jumat (2/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026).

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan, Mardiana mengatakan omzet tertinggi tercatat pada malam pembukaan.

“Pada malam pembukaan omzetnya Rp133.825.000, kemudian hari kedua Rp112.208.000 dan hari ketiga Rp100.756.000. Total sementara selama tiga hari sebesar Rp346.789.000,” ujar Mardiana.

Menurutnya, angka tersebut belum menggambarkan keseluruhan perputaran ekonomi yang terjadi selama Paras Fest 2026. Sebab, masih terdapat sejumlah pelaku UMKM yang belum menyampaikan data penjualan sehingga belum masuk dalam rekapitulasi.

“Ini masih data sementara karena masih ada beberapa UMKM yang belum terinput,” ujarnya.

Pendataan juga belum mencakup seluruh pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan. Beberapa di antaranya merupakan pelaku usaha yang berjualan di luar kawasan Paras dan Ruang Terbuka Publik (RTP), termasuk omzet dari Pampe yang juga belum masuk dalam perhitungan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Paras Fest tidak hanya menciptakan aktivitas keramaian, tetapi turut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pasar secara langsung.

Bagi Pemkab Nunukan, keterlibatan UMKM dalam kegiatan daerah menjadi salah satu bentuk fasilitasi untuk membantu pelaku usaha memperkenalkan produk, meningkatkan penjualan, sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Perputaran ekonomi tersebut turut ditopang tingginya antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Pulau Nunukan, tetapi juga dari wilayah lain, termasuk Pulau Sebatik.

Mardiana mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai kegiatan yang masih berlangsung sebagai ruang rekreasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

“Kami mengajak warga jangan sampai ketinggalan momen yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan memperhatikan jadwal event-event yang sudah disiapkan,” katanya.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, ia juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pengunjung diminta mematuhi pengaturan lalu lintas dan parkir serta menempatkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan.

Paras Fest 2026 digelar pada 2–17 Oktober 2026 di RTP Paras Perbatasan Nunukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan.

Selain menghadirkan berbagai agenda hiburan dan kegiatan masyarakat, gelaran tersebut diharapkan terus menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan omzet sementara yang telah mencapai lebih dari Rp346 juta hanya dalam tiga hari, Paras Fest menunjukkan bahwa kegiatan daerah dapat menjadi salah satu instrumen untuk menggerakkan transaksi ekonomi sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas.