BPBD Kerahkan Dua Unit Pemadam, Kebakaran di Tempat Penggorengan Kerupuk Berhasil Dicegah Meluas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BPBD Kerahkan Dua Unit Pemadam, Kebakaran di Tempat Penggorengan Kerupuk Berhasil Dicegah Meluas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BPBD Kerahkan Dua Unit Pemadam, Kebakaran di Tempat Penggorengan Kerupuk Berhasil Dicegah Meluas

Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan 

BALIKPAPAN - Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran agar tidak meluas ke bangunan sekitarnya di Gang Flamboyan 3, RT 4, Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, Selasa (6/10/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WITA itu menghanguskan satu bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha penggorengan kerupuk. Sebanyak dua unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Kota, Nadiah mengatakan saat petugas tiba di lokasi, warga sudah lebih dulu berupaya memadamkan api.

"Setelah kami ke sini, api sudah dalam proses pendinginan karena warga juga sudah membantu. Untuk memastikan, pemadam Pos Kota kemudian memadamkan apinya dan melakukan pendinginan," ujar Nadiah.

Menurutnya, petugas menghadapi kendala berupa akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit. 

Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan dengan menyesuaikan akses yang tersedia.

Meski demikian, api dapat dikuasai sekitar 30 menit. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

"Mungkin sekitar setengah jam, karena kan itu kayu-kayu, masih asap-asap gitu," katanya.

Nadiah memastikan kebakaran hanya menghanguskan satu bangunan. 

Beruntung, api tidak sempat merembet ke rumah maupun bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kawasan padat penduduk.

"Alhamdulillah, api tidak menyebar dan cuma satu rumah aja. Rumah yang disewa untuk usaha kerupuk," jelasnya.

Bangunan yang terbakar diketahui digunakan sebagai tempat penggorengan kerupuk. 

Material kayu di dalam bangunan membuat petugas tetap melakukan pendinginan setelah api berhasil dikuasai.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Nadiah mengatakan belum dapat memastikan. 

Berdasarkan keterangan pemilik usaha Malik (42), api diduga berasal dari kompor yang digunakan untuk menggoreng kerupuk.

Seperti diberitakan sebelumnya, Malik mengatakan dirinya sedang mengantar pesanan ketika mendapat informasi mengenai kebakaran. Saat tiba di lokasi, api sudah membakar tempat usahanya.

Malik mengatakan saat kejadian tidak ada orang di dalam bangunan. 

Ia juga berencana mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui kondisi sebelum kebakaran terjadi.

"Alhamdulillah enggak ada korban. Kosong, enggak ada orang," ujarnya.

Kebakaran tersebut turut menghanguskan sejumlah barang dan bahan produksi, seperti minyak, LPG, kerupuk mentah atau krecek, serta kerupuk gorengan.

Malik memperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp30 juta.