Reporter : Muhammad Luthfi I Editor : Buniyamin
TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan kedua 2026 mencapai 10,28 persen secara tahunan (year on year/YoY).
“Pertumbuhan ekonomi di Paser mencapai 10,28 persen pada triwulan kedua 2026,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Paser, Adi Maulana, Rabu (7/10/2026).
Menurut Adi Maulana, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan atau konektivitas desa-desa menjadi salah satu faktor yang membuat aktivitas ekonomi masyarakat semakin baik.
Meski demikian, sektor pertambangan dan penggalian tetap menjadi salah satu motor utama ekonomi Paser, tumbuh 11,55 persen YoY pada triwulan kedua 2026.
“Produksi batubara PT Kideco Jaya Agung tumbuh 11,03 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” tuturnya.
Sedangkan sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan juga memberikan sumbangan besar terhadap kinerja ekonomi daerah.
Sektor informasi dan komunikasi juga menunjukkan performa baik dengan pertumbuhan 15,80 persen. Berikutnya, sektor pengadaan listrik dan gas tumbuh 14,13 persen.
Data Outlook Ekonomi Kabupaten Paser yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh paling tinggi, mencapai 17,94 persen.
Berbagai kegiatan olahraga di Paser sepanjang triwulan II juga menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi. Melalui peningkatan income hunian, hotel, dan penginapan, sekaligus menggerakkan usaha makanan dan minuman.
Saat kegiatan olahraga berlangsung, pergerakan orang meningkat, penginapan terisi dan kuliner diburu banyak orang. Sehingga perputaran ekonomi di Paser semakin meningkat.
“Kondisi ini menunjukkan perekonomian Paser mulai bergerak lebih seimbang. Ketergantungan terhadap sektor pertambangan secara perlahan diimbangi dengan tumbuhnya sektor lain,” ucapnya mengakhiri.


