Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Puluhan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami kekosongan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Durajat mengatakan, sebanyak 22 jabatan kepada sekolah yang kosong mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Dari 22 jabatan kepala sekolah yang kosong ini lebih didominasi SD,” kata Durajat, Rabu (7/10/2026).
Durajat mengungkapkan, jabatan kepala sekolah yang kosong untuk sementara dijabat Pelaksana tugas (Plt). Namun, Plt kepala sekolah memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan.
“Untuk sementara ini jabatan kepala sekolah dijabat Plt,” ujarnya.
Disdikpora PPU akan melakukan pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong setelah dilakukan penataan guru. Karena, PPU tengah menghadapi kekurangan 97 tenaga guru. Sebab, setiap tahun ada puluhan tenaga guru yang pensiun sementara penerimaan guru melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sangat terbatas.
“Kami selesaikan dulu penataan guru, setelah itu baru dilakukan proses pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong,” terangnya.
Durajat menyatakan, penataan tenaga guru dilakukan untuk mengatasi sekolah yang mengalami kekurangan tenaga guru. Sebelumnya, PPU mengalami kekurangan 132 tenaga guru. Kemudian, Disdikpora PPU melakukan penataan dengan memutasi guru dari sekolah yang kelebihan tenaga guru ke sekolah yang mengalami kekurangan tenaga guru.
“Pemindahan guru tetap mempertimbangkan jarak antara tempat tinggal guru. Jangan sampai tempat tinggal guru tersebut di Penajam lantas dipindahkan ke Sepaku,” pungkasnya.


