Istri Wagub Kaltim bersama Istri Bupati Kukar Kunjungi Lokasi Kebakaran di Tenggarong

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Penyerahan bantuan oleh istri wagub kaltim ke korban kebakaran kelurahan melayu tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Penyerahan bantuan oleh istri wagub kaltim ke korban kebakaran kelurahan melayu tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Istri Wagub Kaltim bersama Istri Bupati Kukar Kunjungi Lokasi Kebakaran di Tenggarong

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Penyerahan bantuan oleh istri wagub kaltim ke korban kebakaran kelurahan melayu tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Penyerahan bantuan oleh istri wagub kaltim ke korban kebakaran kelurahan melayu tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Istri Wagub Kaltim bersama Istri Bupati Kukar Kunjungi Lokasi Kebakaran di Tenggarong

Penyerahan bantuan oleh istri wagub kaltim ke korban kebakaran kelurahan melayu tenggarong. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Istri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Wahyu Hernaningsih Seno, mengunjungi posko korban kebakaran di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (7/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wahyu Hernaningsih Seno menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak kebakaran. Ia didampingi istri Bupati Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia.

Bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Yayasan Jantung Indonesia, majelis taklim, organisasi wanita, serta masyarakat dari sejumlah wilayah di Samarinda.

Wahyu mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap warga yang tengah mengalami musibah.

“Sore ini kami dari Yayasan Jantung Indonesia bersama masyarakat dari seluruh lapisan membawa bantuan untuk korban kebakaran. Ada dari majelis taklim, organisasi-organisasi wanita, dan berbagai elemen masyarakat yang ada di Samarinda,” ujarnya.

Ia menyebut bantuan yang dibawa disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak. Bantuan tersebut antara lain sembako, susu, roti, popok atau pampers, pembalut, serta berbagai kebutuhan lainnya.

“Alhamdulillah, semuanya ikut berempati, bersinergi, dan bersama-sama memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran di Kelurahan Melayu, Kutai Kartanegara,” katanya.

Menurutnya, seluruh bantuan yang dibawa telah diserahkan dan selanjutnya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan melalui posko kebakaran.

Wahyu juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam membantu korban kebakaran. Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan kepedulian berbagai elemen masyarakat terhadap warga yang terdampak.

“Kami melihat semua warga sangat antusias. Kami juga sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang ikut membantu, terlebih dengan dukungan dari Ibu Bupati Kukar,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Deezca Pravidhia Aulia mengatakan bantuan untuk korban kebakaran hingga saat ini terus berdatangan. Ia menyebut dirinya telah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya untuk memantau kondisi warga dan bantuan yang masuk.

“Sore ini saya bersama Ibu Wakil Gubernur berkunjung ke posko kebakaran yang ada di Kelurahan Melayu. Alhamdulillah, donasi dan sumbangan dari para warga sangat banyak. Antusiasme masyarakat untuk membantu juga masih luar biasa,” kata Andi Deezca.

Ia mengatakan berbagai bantuan yang diterima meliputi makanan dan kebutuhan sehari-hari. Bahkan, khusus untuk bantuan makanan saat ini jumlahnya dinilai sudah cukup banyak.

“Bantuan terus mengalir. Mulai dari makanan dan berbagai kebutuhan lainnya. Bahkan, untuk makanan saat ini jumlahnya sudah cukup banyak atau berlebihan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan kondisi warga yang terdampak kebakaran. Berdasarkan informasi dari lurah setempat, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Berdasarkan informasi dari Bapak Lurah, ada sekitar 73 kepala keluarga yang terdampak,” ungkapnya.

Untuk tempat tinggal sementara, warga terdampak mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. Warga yang tidak memiliki keluarga sebagai tempat tinggal sementara telah dibantu melalui fasilitas yang tersedia.

Sementara warga lainnya memilih tinggal bersama keluarga, baik orang tua maupun saudara yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

“Bagi warga yang tidak memiliki keluarga untuk menjadi tempat tinggal sementara, sudah dibantu melalui fasilitas yang tersedia. Sementara warga lainnya tinggal bersama keluarga masing-masing, baik orang tua maupun saudara yang berada di sekitar lokasi,” katanya.

Ia menyebut SD Muhammadiyah dan TK Muhammadiyah juga turut memberikan bantuan bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, semua ikut membantu. Untuk sementara, sebagian warga masih tinggal di rumah saudara masing-masing,” tambahnya.

Wahyu berharap seluruh warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti semula. Ia juga mendoakan agar seluruh kebutuhan korban kebakaran dapat segera terpenuhi serta seluruh warga diberikan kesehatan dan kesabaran.

“Mudah-mudahan seluruh masyarakat yang terdampak kebakaran ini segera pulih dan diberikan kesabaran. Insyaallah semuanya akan menjadi lebih baik lagi. Yang paling penting, semua diberikan kesehatan,” pungkasnya.