Kementan dan BUMN Berencana Kembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kawasan IKN

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kementan dan BUMN Berencana Kembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kawasan IKN

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kementan dan BUMN Berencana Kembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kawasan IKN 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana mengembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) PPU, Ristu Pramula mengatakan lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kelurahan Pemaluan seluas 17 Hektare (Ha). 

“Pihak dari pusat sudah melakukan survei lahan untuk pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Pemaluan,” kata Ristu, Kamis (8/10/2026). 

Ristu mengungkapkan, proyek hilirisasi peternakan terintegrasi di kawasan IKN yang akan dibangun pemerintah pusat mencakup penyediaan bibit ayam, telur, ayam pedaging, pengolahan ayam dan pabrik pakan. 

“Proyek Hilirisasi Ayam Teringerasi tidak hanya memproduksi telur dan ayam pedaging, tetapi juga memproduksi pakan ternak,” terangnya. 

Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, kata Ristu, salah satu upaya pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan telur, ayam pedaging bagi masyarakat PPU maupun IKN.

Selain itu, juga dipersiapkan untuk memasok kebutuhan bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Program hilirisasi peternakan ini akan memperkuat rantai pasok ayam pedaging dan telur di PPU,” bebernya. 

Ristu memastikan, pembangunan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kelurahan Pemaluan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat mulai dari pembangunan fisik hingga penyediaan lahan. Sedangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU nantinya hanya membantu dari sisi administrasi lahan hingga administrasi perizinan usaha. 

“Kami berharap proyek ini direalisasikan di tahun ini. Karena keberadaan Hilirisasi Ayam Terintegrasi tidak hanya memenuhi kebutuhan telur dan ayam pedaging bagi masyarakat PPU, tetapi juga akan membuka peluang kerja,” pungkasnya.