Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN – Nelayan di Kabupaten Nunukan kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap Bahan bakar Minyak (BBM) usai Pemkab Nunukan meresmikan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) PT Sembakung Harapan Jaya di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan.
Peresmian yang ditandai dengan pelepasan balon dan pengguntingan pita tersebut menjadi momentum dimulainya operasional SPBUN pertama yang diperuntukkan bagi nelayan di Kabupaten Nunukan.
Plt Sekretaris Daerah Nunukan, Iwan Kurniawan menilai kehadiran SPBUN bukan sekadar menambah fasilitas pengisian BBM, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Menurut Iwan, BBM merupakan kebutuhan utama nelayan untuk menjalankan aktivitas melaut. Selama ini, persoalan jarak dan akses terhadap pasokan BBM dapat berpengaruh terhadap waktu serta biaya operasional nelayan.
“SPBU ini bukan sekadar tempat mengisi BBM bagi para nelayan. BBM adalah bagian penting dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Mau melaut perlu BBM, mau mencari ikan lebih jauh juga perlu BBM,” ujarnya.
Ia mengatakan semakin mudah akses terhadap BBM, semakin besar pula peluang nelayan menjalankan aktivitasnya secara lebih efektif dan efisien.
“Ketika akses BBM menjadi lebih mudah, secara langsung hal ini sangat membantu para nelayan dalam menjalankan usahanya,” lanjutnya.
Iwan menuturkan, Kabupaten Nunukan memiliki wilayah yang luas dengan sebagian masyarakat menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.
Karena itu, keberadaan SPBUN diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi BBM sekaligus memberikan kepastian akses bagi nelayan.
Pemerintah daerah, kata dia, juga meminta pengelola SPBUN menjaga tata kelola penyaluran agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
“Saya minta agar pelayanan kepada nelayan benar-benar menjadi perhatian dan prioritas yang paling utama. Layani para nelayan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Iwan.
Ia juga mengajak masyarakat nelayan ikut menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pemerintah punya program, dunia usaha punya investasi, dan masyarakat punya peran untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Kalau tiga hal ini bisa berjalan bersama, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” katanya.
Pemkab Nunukan berharap keberadaan SPBUN dapat menjadi awal bagi pengembangan fasilitas serupa di wilayah lain yang membutuhkan.
Kemudahan mendapatkan BBM dinilai dapat membantu menekan biaya operasional nelayan, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Mewakili Direktur PT Sembakung Harapan Jaya, Heriyanto mengatakan pembangunan SPBUN tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi nelayan.
Menurut dia, BBM menjadi salah satu komponen penting dalam menentukan kelancaran aktivitas nelayan. Keterbatasan pasokan dan jarak menuju lokasi pengisian sebelumnya dapat menambah beban operasional.
“Melalui peresmian ini, kami berharap SPBU Nelayan dapat menyalurkan bahan bakar dengan kualitas terjamin, harga resmi, dan pasokan yang stabil,” ujar Heriyanto.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut membuat nelayan dapat melaut dengan lebih tenang dan efisien.
“Dengan akses BBM yang lebih mudah, kami berharap para nelayan dapat melaut dengan lebih tenang dan efisien serta membawa pulang hasil tangkapan maupun hasil budi daya rumput laut,” tambahnya.
Heriyanto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Nunukan atas dukungan, bimbingan, dan fasilitasi perizinan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PT Pertamina (Persero), tokoh masyarakat, warga nelayan, serta penyuluh perikanan yang turut mendukung proses pendataan dan kelengkapan dokumen.
Kepada jajaran manajemen dan petugas operasional, ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan transparan serta penerapan standar keselamatan kerja.
“Selalu mengedepankan pelayanan yang ramah, transparan, serta menjaga standar keselamatan kerja yang tinggi,” pungkasnya.


