Banner ADV

DPMD Kukar Dorong One District One Industry di 20 Kecamatan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMD Kukar Dorong One District One Industry di 20 Kecamatan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPMD Kukar Dorong One District One Industry di 20 Kecamatan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pengembangan produk unggulan di tingkat desa dan kecamatan melalui program One Village One Product (OVOP) dan One District One Industry.

Kepala DPMD Kukar Arianto mengatakan, program tersebut mulai didorong melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pelaku UMKM, BUMDes, koperasi hingga pihak ketiga atau perusahaan.

Menurutnya, Kecamatan Kembang Janggut menjadi salah satu wilayah yang pertama kali menyambut konsep One District One Industry, yakni mendorong setiap kecamatan memiliki satu industri unggulan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Pak Bupati kan selalu menyampaikan ada program One Village One Product. Jadi ini disambut oleh teman-teman kecamatan, ada One District One Industry, setiap kecamatan ada satu industri. Nah, ini pertama kali dilakukan di Kecamatan Kembang Janggut,” kata Arianto. Kamis (8/10/2026)

Ia menjelaskan, pengembangan industri tersebut nantinya akan dikolaborasikan dengan koperasi yang berada di wilayah kecamatan. Selain itu, potensi UMKM di tingkat desa juga akan menjadi bagian penting dalam pengembangan produk unggulan.

DPMD Kukar, lanjut Arianto, ingin mendorong pemerintah desa agar tidak hanya mengandalkan program pembangunan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing desa.

“Kami bagaimana mendorong pemerintah desa di setiap desa itu bersama dengan UMKM yang mereka miliki, BUMDes yang mereka miliki, itu memiliki produk-produk unggulan mereka yang nanti kita bisa sama-sama dorong untuk bisa menjadi unggulan,” jelasnya.

Menurut Arianto, konsep tersebut tidak hanya akan diterapkan di Kecamatan Kembang Janggut. Program pengembangan produk dan industri unggulan akan diperluas ke seluruh wilayah Kukar.

DPMD Kukar menargetkan program tersebut dapat didorong di 20 kecamatan, 193 desa dan 44 kelurahan yang ada di Kabupaten Kukar.

“Nanti akan dilaksanakan di desa-desa lain juga. Itu nanti akan dilaksanakan di 20 kecamatan dan 193 desa dengan 44 kelurahan, kita akan dorong,” pungkasnya. (Adv)