Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, mendapat sambutan hangat dari Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof Agus Rubiyanto.
Sambutan tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 ITK, Kamis (8/10/2026).
Dalam sambutannya, Agus Rubiyanto menyebut Seno Aji sebagai teman Bonek-nya.
Dalam literatur, Bonek merupakan akronim bahasa Jawa, yakni "Bondho Nekat", yang secara harfiah berarti "Modal Nekat".
Sementara dalam dunia sepak bola Indonesia, Bonek merupakan sebutan bagi suporter klub Persebaya Surabaya.
Teman Bonek juga merujuk pada hubungan persahabatan erat atau aliansi damai antara kelompok suporter Persebaya Surabaya dengan kelompok suporter sepak bola dari klub lain.
"Kemudian ini teman Bonek saya, Bapak Dr Ir H Seno Aji, M.Si, Wakil Gubernur Kaltim. Selamat tanggal 5 kita menang ya, Garuda juara," ucap Prof Agus.
Kedekatan Seno Aji dengan ITK bukan sekadar sebagai tamu dalam kegiatan kampus. Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan ITK yang dikukuhkan pada 10 Juni 2026.
Meski belum sempat memberikan pernyataan karena padatnya agenda, Seno Aji memiliki sejumlah keinginan, komitmen, dan visi strategis untuk pengembangan ITK.
Salah satunya mendorong ITK bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Seno Aji ingin memperkuat kelembagaan ITK agar dapat berkembang dari perguruan tinggi berstatus satuan kerja menjadi institusi dengan status BLU yang diakui pemerintah.
Selain itu, ia mendorong ITK menjadi pusat pengembangan teknologi dan inovasi yang dapat menopang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim)
ITK diharapkan mampu menjadi pusat riset dan pengembangan teknologi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun nasional.
Seno Aji juga menaruh perhatian pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kompeten dan berdaya saing.
Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dinilai penting untuk mempersiapkan SDM Kaltim agar mampu mengambil peran dalam pembangunan IKN.
Dari sisi infrastruktur, ia turut menaruh perhatian terhadap keterbatasan fisik kampus. Upaya yang didorong meliputi pembangunan akses jalan utama, gerbang kampus, penerangan, hingga penyediaan trayek transportasi umum.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses sekaligus memperkuat posisi ITK sebagai kampus teknologi yang representatif.
Ke depan, Seno Aji juga berkomitmen mendorong ITK menjadi kampus teladan di Kaltim dan salah satu institusi pendidikan teknologi unggulan di luar Jawa.
ITK diharapkan dapat berkembang menjadi perguruan tinggi yang maju dan kuat serta menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan teknologi di Kaltim.


