Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Musim kemarau 2026 ini tidak hanya menyebabkan kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tapi juga dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan positif.
Seperti yang dilakukan jajaran Kepolisian Resort (Polres) Paser yang memanfaatkan debit air yang tnurun untuk membersihkan drainase di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Tanah Grogot, Jumat (9/10/2026).
“Gerakan bersih-bersih sungai ini dalam rangka antisipasi bahaya banjir pada saat musim hujan tiba, pasca musim kemarau, “ kata Kapolres Paser, AKBP Sofyan melalui Waka Polres, Kompol Hendro Wibowo.
Gerakan bersih-bersih ini bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Jajaran Pejabat Utama (PJU) bersama personel Polres Paser lainnya turun langsung membersihkan area bantaran sungai dari tumpukan sampah dan ranting kayu yang berpotensi menghambat aliran sungai.
Fokus membersihkan sampah dan material kayu yang dapat mencemari aliran sungai serta menyebabkan pendangkalan. Ini juga sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya banjir dan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar aliran sungai.
“Gerakan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Paser terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tutur Hendro.
Kegiatan ini juga ditujukan untuk memberikan contoh kepada masyarakat untuk memanfaatkan momentum kekeringan ini untuk membersihkan lingkungan dan drainase yang berada di sekitar rumah.
Tujuannya untuk memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang tempat. Sehingga lingkungan tetap terjaga, sehat, bersih, dan lestari.
“Kami ingin memicu kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, semangat gotong royong demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan lestari,” ucap Hendro.


