Wakil Gubernur Kaltim Ajak Pengusaha Lokal Masuk ke Hilirisasi Gas, Sawit dan Pasir Kuarsa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wakil Gubernur Kaltim Ajak Pengusaha Lokal Masuk ke Hilirisasi Gas, Sawit dan Pasir Kuarsa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wakil Gubernur Kaltim Ajak Pengusaha Lokal Masuk ke Hilirisasi Gas, Sawit dan Pasir Kuarsa

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengajak pengusaha lokal memperluas usaha ke sektor hilirisasi industri.

Menurutnya, Kaltim memiliki sejumlah potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, mulai dari gas bumi, kelapa sawit, hingga pasir kuarsa.

Ajakan tersebut disampaikan Seno Aji saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kaltim di Hotel Midtown Samarinda, Jumat (9/10/2026). 

Ia berharap para anggota HIPPI tidak hanya bergerak pada sektor usaha yang sudah ada, tetapi juga mengambil bagian dalam pengolahan bahan baku menjadi produk jadi atau setengah jadi.

Seno mencontohkan potensi pengembangan industri berbasis gas bumi, menyusul temuan gas dalam jumlah besar di Kaltim.

Salah satu peluang yang dapat dilirik pengusaha lokal, kata dia, ialah pembangunan pabrik Compressed Natural Gas (CNG) yang berpotensi mendukung kebutuhan energi sejumlah sektor usaha.

Selain gas, sektor kelapa sawit juga dinilai memiliki ruang pengembangan yang besar.

Dengan luas lahan sawit yang disebut mencapai 1,6 juta hektare di Kaltim, Seno mempertanyakan sejauh mana pengusaha daerah mengambil bagian dalam pengolahan hasil perkebunan tersebut.

Ia menyoroti sebagian besar produk Crude Palm Oil (CPO) Kaltim yang dikirim ke Pulau Jawa untuk diolah menjadi berbagai produk, seperti minyak goreng, margarin dan bahan baku kosmetik.

“Bayangkan kalau ini bisa dilirik menjadi peluang oleh anggota HIPPI, maka kita akan punya pabrik hilirisasi kelapa sawit di Kaltim,” kata Seno dalam sambutannya.

Peluang lain, lanjut Seno, berasal dari pasir kuarsa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, termasuk untuk memproduksi bata ringan.

Ia berharap potensi tersebut bisa menjadi alternatif usaha bagi pengusaha lokal di luar sektor ekstraktif.

Menurutnya, pengembangan sektor-sektor tersebut sejalan dengan upaya pemerintah provinsi melakukan transformasi ekonomi dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Seno menilai perubahan tersebut penting di tengah kondisi ekonomi Kaltim yang, menurut paparannya, mengalami perlambatan. 

“Kalau kita tidak berpindah kuadran, tetap di ekonomi ekstraktif, maka tahun depan insyaallah kita lebih banyak pengangguran,” katanya.

Di sisi lain, Seno mengakui permodalan masih menjadi salah satu kendala pengusaha lokal untuk mengembangkan bisnis, sehingga meminta HIPPI mendorong anggotanya agar memiliki usaha yang layak dibiayai perbankan.

Pemerintah provinsi, lanjutnya, berupaya mendukung pengusaha melalui pelatihan yang difasilitasi perangkat daerah terkait serta akses perbankan yang lebih baik.

Ia juga berharap pengusaha lokal mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang diperkirakan berkembang seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Seno menegaskan pengusaha daerah perlu meningkatkan kapasitas agar dapat mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi di wilayahnya sendiri. Melalui Rakerda HIPPI Kaltim, ia berharap lahir lebih banyak pelaku usaha yang mampu berkembang sekaligus menggarap potensi hilirisasi industri di daerah.