KMP di PPU Tengah Persiapan Pengoperasian, Tunggu Penempatan Manajer dari Pusat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Diskukmperindag PPU, Syamsul Adha. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Diskukmperindag PPU, Syamsul Adha. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KMP di PPU Tengah Persiapan Pengoperasian, Tunggu Penempatan Manajer dari Pusat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Diskukmperindag PPU, Syamsul Adha. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Diskukmperindag PPU, Syamsul Adha. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KMP di PPU Tengah Persiapan Pengoperasian, Tunggu Penempatan Manajer dari Pusat 

Sekretaris Diskukmperindag PPU, Syamsul Adha. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah terbentuk di 54 kelurahan/desa.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Syamsul Adha mengatakan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di PPU tengah dalam persiapan pengoperasian. 

“Koperasi Merah Putih ada di 54 kelurahan/desa. Saat ini tengah dalam proses persiapan untuk pengoperasiannya,” kata Syamsul Adha, Jumat (9/10/2026). 

Ia menyatakan Koperasi Merah Putih di wilayah Benuo Taka akan dioperasikan setelah pemerintah pusat mendistribusikan manajer dan bendahara. 

“Kami di daerah tinggal menunggu penempatan manajer dan bendahara yang direkrut oleh pemerintah pusat,” ujarnya. 

Koperasi Merah Putih dicetuskan pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap kelurahan/desa.

Koperasi Merah Putih ini nantinya akan menampung hasil bumi yang ada di wilayahnya. 
“Untuk unit usaha, itu difokuskan kepada hasil alam. Jadi, nanti koperasi yang menampung, kemudian mendistribusikan ke pasar,” bebernya. 

Selain itu, Koperasi Merah Putih juga akan menangani usaha yang berkaitan dengan barang subsidi pemerintah seperti LPG 3 Kilogram (Kg), minyak goreng subsidi, pupuk subsidi dan lainnya. 

“Unit usaha yang dijalankan Koperasi Merah Putih di PPU nantinya tetap memperhatikan usaha yang telah dijalankan masyarakat setempat. jangan sampai mematikan usaha masyarakat,” pungkasnya.