Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN – Paras Fest 2026 menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendongkrak penjualan di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan.
Selama tujuh hari pelaksanaan atau 2-8 Oktober 2026, omzet yang dihimpun dari aktivitas penjualan UMKM mencapai Rp800.377.090.
Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal turut mewarnai perayaan daerah. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, Paras Fest membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk secara langsung kepada pengunjung.
Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan, Mardiana mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi pemasaran produk UMKM.
“Melalui penyelenggaraan Paras Fest 2026, pemerintah daerah memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa membantu meningkatkan omzet dan memperluas pasar produk UMKM lokal,” ujar Mardiana.
Berdasarkan data rekapitulasi penjualan, omzet UMKM pada awal pelaksanaan, 2 Oktober, mencapai Rp157.815.090. Angka tersebut kemudian tercatat sebesar Rp130.766.000 pada 3 Oktober dan Rp129.277.000 pada 4 Oktober.
Pada 5 Oktober, omzet harian mencapai Rp103.908.000, kemudian turun menjadi Rp86.706.000 pada 6 Oktober. Penjualan kembali meningkat pada 7 Oktober dengan perolehan Rp157.512.000, sebelum akhirnya kembali tercatat sebesar Rp34.393.000 pada 8 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, akumulasi omzet selama periode tersebut mencapai sekitar Rp800 juta. Meski perolehan harian mengalami perubahan, kegiatan ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas selama perayaan berlangsung.
Mardiana menilai, partisipasi dalam kegiatan seperti Paras Fest tidak hanya berorientasi pada penjualan selama acara. Pelaku usaha juga berkesempatan memperkenalkan produk kepada calon pelanggan baru, membangun hubungan dengan konsumen, serta mengetahui respons pasar terhadap produk yang ditawarkan.
Beragam produk yang dipasarkan, terutama kuliner dan produk usaha lainnya, turut menambah pilihan bagi pengunjung.
"Pertemuan langsung antara pelaku usaha dan pembeli diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang berkelanjutan setelah kegiatan berakhir," harapnya.
Kegiatan Paras Fest ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan untuk memeriahkan perayaan daerah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.


