DPMD PPU Perkuat Pengawasan Pengelolaan Dana Desa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPMD PPU Perkuat Pengawasan Pengelolaan Dana Desa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPMD PPU Perkuat Pengawasan Pengelolaan Dana Desa 

Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan anggaran di setiap desa di Benuo Taka. 

Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati mengatakan, penguatan pengawasan dilakukan agar pengelolaan dana desa tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat desa. 

“Pengawasan yang dilakukan DMPD untuk memastikan program yang dilaksanakan pemerintah desa berjalan sesuai dengan aturan,” kata Tita, Sabtu (10/10/2026). 

Ia mengatakan pemerintah desa harus mengelola dana desa yang bersumber dari pemerintah pusat dan alokasi dana desa bersumber dari pemerintah daerah secara transparan dan akuntabel. 

“Setiap program dan kegiatan yang dicanangkan pemerintah daerah harus terencana dengan baik agar betul-betul bersentuhan langsung dengan masyarakat,” terangnya. 

Selain melakukan pengawasan, kata Tita, DPMD juga akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan terkait dengan tata kelola anggaran desa. 

“Pendampingan dilakukan untuk membantu mengatasi setiap persoalan dalam tata kelola anggaran yang dihadapi pemerintah desa. Kalau ada kendala, maka ini menjadi bahan evaluasi bersama agar kendala tersebut dapat diatasi supaya tidak menghambat pembangunan desa,” pungkasnya.