Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan keagamaan dan seni Islami.
Salah satunya diwujudkan melalui Festival Hadroh Al-Banjari yang digelar Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Jami’ Al-Hidayah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Festival yang untuk pertama kalinya diselenggarakan tersebut resmi ditutup oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat yang mewakili Wali Kota Bontang, Minggu (11/10/2026) malam, di halaman Masjid Jami’ Al-Hidayah.
Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap festival ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus dikembangkan sebagai agenda tahunan di Kota Bontang.
Anwar Sadat berpesan agar peserta yang meraih juara tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan.
Sementara peserta yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati, tetapi menjadikan hasil perlombaan sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti festival hadroh memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta menjaga keharmonisan masyarakat yang beragam.
Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Hidayah, Anwaruddin dalam laporannya turut menekankan pentingnya dukungan terhadap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif.
Ia mengajak Pemerintah Kota Bontang dan masyarakat memberikan ruang, fasilitas, kepercayaan, serta pendampingan kepada generasi muda, khususnya anggota IRMA Jami’ Al-Hidayah agar mampu mengembangkan kreativitas dan memberikan kontribusi bagi lingkungan.
“Generasi muda tidak hanya membutuhkan nasihat, tetapi juga kesempatan dan dukungan untuk berkarya,” demikian pesan yang disampaikan dalam laporannya.
Selain perlombaan hadroh, kegiatan tersebut diisi tausiyah oleh Ustaz Ahmad Rayyani yang membahas hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara turut dihadiri Ketua LDNU Kota Bontang, Ketua Yayasan Jami’ Al-Hidayah, para sesepuh, alim ulama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.
Panitia berharap Festival Hadroh Al-Banjari dapat berkembang dan menarik peserta dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi hingga Sumatera. Dengan demikian, festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi dan pertukaran budaya Islami.
Berdasarkan keputusan dewan juri, Grup Hadroh Ahsanul Wajhi Bontang meraih juara pertama. Juara kedua diraih Grup Hadroh IRMA Miftahul Jannah, sedangkan juara ketiga ditempati Grup Hadroh SMPN 2 Bontang.


