Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menyoroti capaian pembangunan manusia, penurunan angka kemiskinan dan pemulihan ekonomi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang, Senin (12/10/2026).
Dalam upacara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan, pembangunan daerah ke depan harus berorientasi pada perbaikan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sumber daya manusia.
Mengusung tema “Bontang Berbenah, Bertumbuh, dan Berdampak”, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Salah satu capaian yang disoroti ialah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang yang mencapai 83,04 pada 2025. Angka tersebut berada di atas IPM Kalimantan Timur sebesar 79,39 dan nasional sebesar 75,90.
Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan Bontang turun dari 4,67 persen pada 2018 menjadi 3,21 persen pada 2025. Sementara pertumbuhan ekonomi yang pada 2024 tercatat minus 2,51 persen berbalik menjadi positif 3,21 persen pada 2025.
“Bersama kita berbenah, bersama kita bertumbuh, dan bersama kita hadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan Kota Bontang yang kita cintai,” ujar Neni.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong membangun Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju dan sejahtera, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemkot Bontang juga berupaya mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendukung profesionalitas, inovasi, adaptivitas dan integritas aparatur dalam menjalankan pelayanan publik.
Memasuki 2026, Bontang turut mencatat sejumlah prestasi, di antaranya Universal Health Coverage (UHC) Awards dan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Pemerintah juga menyoroti upaya penurunan pengangguran, peningkatan layanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan.
Selain memaparkan capaian pembangunan, peringatan HUT ke-27 juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada instansi dan wilayah berprestasi.
Kota Bontang mencatat skor DMS ASN sebesar 96,67, yang menempatkannya sebagai daerah terbaik di Regional VIII Kalimantan dan masuk 13 besar nasional.
Penghargaan lainnya diberikan kepada Bapperida, Kelurahan Satimpo, dan SMPN 6. Sementara itu, Kelurahan Tanjung Laut Indah meraih predikat Kelurahan Terbersih dan Terhijau, sedangkan Kelurahan Gunung Elai menjadi pemenang Lomba Kelurahan. BKPSDM juga meraih juara pertama dalam ajang GAGAS 2026.
Upacara tersebut dihadiri Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, Sekretaris Daerah Sony Suwito Adicahyono, anggota DPRD, pejabat Pemkot Bontang, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan siswa sekolah dasar asal Bontang yang berprestasi di tingkat provinsi, yakni juara karate tingkat provinsi dan peraih juara II lomba bertutur tingkat provinsi.


