Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA — Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda mengimbau para pelanggan di sejumlah wilayah untuk segera menampung air bersih secukupnya. Imbauan ini dikeluarkan seiring adanya jadwal pekerjaan pengurasan bak sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana pada Selasa (13/10/2026) besok.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik, menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut akan dimaksimalkan sejak pagi hari guna meminimalkan durasi gangguan aliran air ke rumah warga.
Pekerjaan pengurasan bak sedimentasi IPA Cendana akan dimulai pukul 08.00 WITA dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 10 jam. "Pelanggan kami imbau untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai," ujar Taufik, Senin (12/10/2026).
Daftar Wilayah dan Jalur Terdampak
Selama proses pengurasan berlangsung, aliran air bersih di beberapa kawasan pemukiman, jalur booster, hingga jalur reservoir utama diprakirakan akan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara.
Wilayah dan jalur yang terdampak pengurasan IPA Cendana meliputi Jalan Banggeris, Jl. MT Haryono, Jl. P. Antasari, Jl. Ir. H. Juanda, Jl. Kadrie Oening, Jl. AW Syahranie, Jl. M. Yamin, Jl. RE Martadinata, Jl. Pasundan, dan Jl. Siradj Salman.
Beberapa yang terdampak di antaranya yaitu Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kelurahan Gunung Kelua, Kelurahan Temindung Permai, Kelurahan Air Putih, dan Kelurahan Teluk Lerong Ilir.
Selain itu terdapat jalur distribusi dan booster yang ikut terdampak yakni Jalur Reservoir Segiri, Jalur Booster AW Syahranie, Jalur Booster Siradj Salman, Jalur Booster Pembangunan, dan Jalur KOREM.
Taufik menambahkan, proses distribusi air bersih ke rumah-rumah warga akan mulai dialirkan secara bertahap begitu seluruh proses pengurasan dan pembersihan bak sedimentasi selesai dikerjakan.
Pekerjaan pengurasan ini merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan Perumda Tirta Kencana demi menjaga higienitas dan kualitas mutu air bersih yang diterima oleh masyarakat.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap pengertian dari seluruh pelanggan terdampak," pungkas Taufik. (Adv)


