Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Kreativitas warga Kelurahan Karang Ambun, Kabupaten Berau, menjadi salah satu daya tarik dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 kelurahan tersebut.
Sampah yang selama ini identik dengan barang tak terpakai disulap menjadi kostum unik dan menarik, sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.
Pemanfaatan bahan daur ulang dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sampah memiliki nilai lebih jika dikelola dengan kreativitas.
Beragam material bekas dapat diolah menjadi busana yang menarik, tanpa harus selalu bergantung pada bahan baru.
Lurah Karang Ambun, Muliana, mengatakan pemanfaatan sampah daur ulang sebagai kostum menjadi salah satu cara untuk mengajak masyarakat melihat persoalan sampah dari sudut pandang berbeda.
Tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, sampah tertentu masih bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk kreatif.
Menurutnya, momentum peringatan hari jadi kelurahan dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan yang melibatkan kreativitas warga sehingga lebih mudah diterima berbagai kalangan.
“Melalui kreativitas seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap sampah dan mulai membiasakan diri memilah serta memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan,” ujarnya.
Selain menjadi hiburan dalam perayaan hari jadi, penggunaan kostum berbahan daur ulang juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan ide kreatif dari barang bekas.
Apabila terus didorong, maka kegiatan serupa dapat menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus memunculkan potensi kerajinan yang bernilai ekonomi.
Muliana berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah rangkaian perayaan HUT Kelurahan Karang Ambun berakhir.
Kebiasaan mengurangi sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta memilah sampah sesuai jenisnya perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan begitu, perayaan hari jadi kelurahan tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan menampilkan kreativitas warga, tetapi juga meninggalkan pesan nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan mulai dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga dan lingkungan sekitar. (Adv)



