Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin
BONTANG – Kontraktor pembangunan jalan di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Belimbing, Kota Bontang, Aliyas, mengakui pekerjaan proyek tersebut mengalami keterlambatan. Kondisi itu dipengaruhi sejumlah kendala, mulai dari waktu tunggu beton hingga keterlambatan pasokan semen.
Perwakilan CV Diva Nugrah Utama selaku kontraktor pelaksana, Aliyas menjelaskan setelah pengecoran, beton membutuhkan waktu sekitar 28 hari sebelum dapat dilalui kendaraan.
Selain itu, proses pengerjaan turut terkendala pendangkalan Sungai Mahakam yang berdampak pada distribusi semen dari pemasok di wilayah Paria.
Menurutnya, pihak kontraktor tetap mempertahankan pemasok tersebut karena hasil pengujian material telah masuk dan kesesuaiannya dengan spesifikasi proyek perlu dijaga.
“Kami sudah terlanjur ke Paria dan hasil ujinya juga sudah masuk, sehingga kami tidak mau lagi beralih ke tempat lain. Takutnya spesifikasinya tidak sesuai,” jelasnya, Selasa (12/10/2026).
Aliyas menyebut pengalihan pasokan semen ke Balikpapan membutuhkan waktu tambahan hingga beberapa minggu.
Meski demikian, ia memastikan saat ini tidak ada kendala berarti yang menghambat pekerjaan. Pihaknya juga menyiapkan kebutuhan logistik untuk mempercepat penyelesaian sisa pekerjaan.
Ia berharap pengerjaan dapat dikebut sehingga proyek bisa diselesaikan sesuai waktu yang tersisa dalam kontrak.
Diketahui, proyek pembangunan jalan tersebut memiliki total anggaran sebesar Rp2,9 miliar. Sementara itu, progres pekerjaan yang disampaikan kontraktor masih berada di bawah 50 persen, dengan sisa waktu pengerjaan sekitar satu bulan.


