Tahun Ini, Distan PPU Vaksin Ribuan Sapi Ternak untuk Mencegah Penularan PMK

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ilustrasi Ternak sapi di Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)
Ilustrasi Ternak sapi di Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tahun Ini, Distan PPU Vaksin Ribuan Sapi Ternak untuk Mencegah Penularan PMK

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ilustrasi Ternak sapi di Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)
Ilustrasi Ternak sapi di Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tahun Ini, Distan PPU Vaksin Ribuan Sapi Ternak untuk Mencegah Penularan PMK

Ilustrasi Ternak sapi di Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok.Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Ribuan ternak sapi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di tahun ini.

Vaksinasi dilakukan setiap tahun untuk mencegah penularan PMK terhadap ternak sapi di Benuo Taka. 

“Tahun anggaran 2026 ini, PPU mendapatkan bantuan 2.000 dosis vaksin PMK dari Kementerian Pertanian,” kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) PPU, Ristu Pramula, Selasa (13/10/2026). 

Ia mengungkapkan, vaksinasi PMK terus dilakukan pemerintah lantaran masih sering ditemukan gejala PMK beberapa ternak sapi di Benuo Taka. 

“Hasil pemantauan kami di lapangan ada beberapa ternak sapi yang mengalami gejala PMK, tetapi masih bisa ditangani karena belum kategori parah,” ujarnya. 

Bantuan vaksin PMK dari Kementerian Pertanian setiap tahun dikucurkan ke setiap daerah, termasuk Kabupaten PPU.

Program vaksinasi PMK akan terus dilakukan untuk mencegah penularan virus yang dapat mengancam keselamatan hewan ternak. 

“Vaksinasi PMK perlu dilakukan secara berkelanjutan. Kalau tidak, dapat mengancam populasi ternak sapi dan menimbulkan kerugian bagi peternak,” ujarnya. 

Selain melakukan vaksinasi, kata Ristu, Distan PPU terus melakukan pengawasan terhadap sapi ternak yang ada di PPU maupun sapi ternak yang didatangkan dari luar. 

“Para peternak juga harus memperhatikan kondisi kesehatan ternaknya. Jika, ada gejala terjangkit PMK, harus cepat melapor ke Dinas pertanian,” pungkasnya.